34 Guru SD Ikuti Diklat Kepsek

 2,734 total views

Puluhan Guru SD sedang mengikuti Diklat Calon Kepsek | Foto : Seda
Puluhan Guru SD sedang mengikuti Diklat Calon Kepsek | Foto : Seda

Kota, Wartatasik.com – Sebanyak 34 Calon Kepala Sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kota Tasikmalaya mengikuti pendidikan dan pelatihan calon kepala sekolah yang di gelar Badan Kepegawaian Daerah Kota Tasikmalaya di Aula Hotel Ramayana, Senin (22/08) tadi pagi. Kegiatan dibuka Sekretaris Daerah H.I.S Hidayat dan dihadiri Perwakilan Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS) Mendikbud.

Kepala BKD Wardana mengatakan, seluruh calon kepsek yang mengikuti pelatihan tersebut merupakan peserta yang dinyatakan lulus dalam proses tes atau seleksi beberapa waktu lalu. ”Mereka perwakilan dari beberapa Guru SD yang lulus pada seleksi calon kepsek. Diberi pendidikan dan pelatihan selama satu minggu. Materinya tentang tugas dan fungsi sebagai kepsek,” ungkapnya.

Ia menambahkan, setelah ikut pelatihan sepekan kedepan, semua peserta akan diberi pembekalan lapangan selama tiga bulan. ”Nantinya akan dilepas ke sekolah-sekolah untuk mempraktekkan dirinya sebagai kepsek. Hasil dari pembekalan di lapangan, akan dilakukan lagi test atau diuji kembali. Kalau memang sudah memenuhi standar, mereka akan diangkat dan dilantik menjadi kepala sekolah baru,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Perwakilan dari LPPKS Mendikbud Yusnaeni Agustina sekaligus selaku pemberi materi mengungkapkan, calon kepala sekolah yang akan diangkat perlu mengikuti pembekalan diklat kepsek. ”Ada lima kompetensi yang harus dimiliki oleh setiap calon agar nanti setelah diangkat dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dan benar. Di dalam diklat ini kita memberikan pembekalan lima kompetensi dasar yakni kompetensi kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervisi dan sosial,” terang Ia.

Semua itu, sambung Yusnaeni, akan mendorong tugas dan fungsi kepemimpinan untuk lebih baik dan profesional. Dituturkannya, kepala sekolah merupakan tugas tambahan bagi seorang guru, oleh karena itu dituntut profesional. ”Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menambahkan pengetahuan dalam melaksanakan tugasnya di sekolah, mulai dari latihan kepemimpinan, dinamika berkelompok, spiritual leadership dan pembelajaran sistem kepemimpinan,” tandasnya.

Laporan: Seda

Related posts