
Tasikmalaya, Wartatasik.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi mengukuhkan Nofa Hermawati sebagai Kepala OJK Tasikmalaya menggantikan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala OJK Tasikmalaya sebelumnya Melati Usman. Pengukuhan ini merupakan bagian dari upaya OJK memperkuat organisasi serta pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan sektor jasa keuangan di daerah.
Acara pengukuhan digelar di Aula Bappelitbangda Kota Tasikmalaya, Selasa, dihadiri oleh Wakil Ketua Dewan Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara, Kepala OJK Provinsi Jawa Barat Darwisman, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan, Anggota Komisi XI DPR RI Shohibul Imam, Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin, Walikota Banjar Sudarsono, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta Pimpinan Industri Jasa Keuangan di wilayah Priangan Timur, Selasa (6/1/2026).
Dalam sambutannya, Wakil Ketua Dewan Dewan Komisioner OJK, Mirza Adityaswara menyampaikan bahwa pasca-ditetapkannya Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor keuangan (UU P2SK), OJK memperoleh kewenangan yang semakin luas, termasuk pendelegasian fungsi pengawasan yang semakin besar kepada Kantor OJK di daerah.
Lanjutnya, kondisi tersebut menuntut kesiapan pimpinan OJK di daerah untuk memimpin dengan profesionalisme, integritas, serta kemampuan menjalin komunikasi dan kerja sama yang efektif dengan seluruh pemangku kepentingan.
“Berbagai strategi dan kebijakan OJK tidak akan berjalan sukses tanpa adanya kerja sama dan kolaborasi yang erat dengan seluruh pemangku kepentingan di daerah. Oleh karena itu, saya menitipkan pesan kepada seluruh Pemimpin Satuan Kerja di OJK agar selalu bersinergi dengan stakeholder, demi terwujudnya sektor jasa keuangan yang berdaya saing dan berperan optimal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas,” kata Mirza.
Sementara itu, Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan menyampaikan bahwa OJK memiliki peran strategis mengedukasi bahaya pinjaman online ilegal, judi online dan bank emok di wilayah Priangan Timur. Menurutnya kegiatan edukasi dan literasi keuangan kepada masyarakat perlu dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami dari Pemerintah Daerah memandang OJK dan Industri Jasa Keuangan sebagai mitra strategis pemerintah daerah khususnya dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat, memperkuat UMKM serta memastikan lembaga jasa keuangan yang beroperasi di daerah berjalan sehat dan bertanggung jawab,” lanjut Viman.
Kepala OJK Tasikmalaya yang baru dikukuhkan, Nofa Hermawati, menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan dengan pemerintah daerah, industri jasa keuangan, serta seluruh pemangku kepentingan.
“Salah satu fokus utama ke depan adalah peningkatan literasi dan inklusi keuangan, agar keberadaan dan peran OJK Tasikmalaya semakin dirasakan masyarakat khususnya di Priangan Timur,” kata Nofa.
Dalam kesempatan tersebut, Nofa menegaskan komitmen OJK Tasikamalaya untuk terus melakukan pemberantasan aktivitas keuangan ilegal melalui kegiatan literasi dan edukasi secara intensif.
“Selain itu, kolaborasi dengan media massa juga akan terus diperkuat guna meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap perkembangan sektor jasa keuangan,” tandasnya. Asron
