
Referensi – Tim pengabdian Program Studi Administrasi Publik UPN Veteran Jawa Timur melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada penerapan Good Corporate Governance (GCG) dalam tata kelola organisasi Divisi Purchasing di PT Aerofood Indonesia Cabang Surabaya.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi akademisi dalam mendukung peningkatan kualitas tata kelola perusahaan melalui penguatan prinsip-prinsip transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan fairness dalam proses pengadaan barang dan jasa.
Divisi Purchasing memiliki peran strategis dalam menjaga kelancaran operasional perusahaan karena bertanggung jawab terhadap proses pemilihan vendor, pengadaan bahan baku, pengendalian kualitas barang, serta efisiensi penggunaan anggaran perusahaan.
Oleh karena itu, penerapan Good Corporate Governance menjadi sangat penting untuk memastikan seluruh proses pengadaan berjalan secara profesional, efektif, efisien, dan sesuai dengan standar operasional perusahaan. Dalam kegiatan ini, tim pengabdian memberikan edukasi serta pendampingan kepada pegawai terkait pentingnya tata kelola organisasi yang baik sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja perusahaan secara berkelanjutan.
Pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan melalui berbagai metode seperti sosialisasi, forum diskusi, observasi lapangan, serta pelatihan terkait implementasi prinsip-prinsip Good Corporate Governance dalam sistem kerja Divisi Purchasing.
Tim pengabdian dari Program Studi Administrasi Publik UPN Veteran Jawa Timur menekankan bahwa tata kelola organisasi yang baik tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap aturan perusahaan, tetapi juga berkaitan dengan pembentukan budaya kerja yang profesional, transparan, dan berintegritas tinggi.
Dalam proses pengadaan barang dan jasa, Divisi Purchasing dihadapkan pada berbagai tantangan seperti ketepatan waktu pengadaan, pengendalian kualitas produk, efisiensi biaya operasional, hingga menjaga hubungan kerja sama dengan vendor dan mitra perusahaan.
Oleh sebab itu, penerapan prinsip akuntabilitas dan transparansi menjadi faktor penting dalam mencegah terjadinya penyimpangan serta meningkatkan kepercayaan internal maupun eksternal terhadap perusahaan.
Melalui kegiatan pengabdian ini, pegawai diberikan pemahaman mengenai pentingnya sistem kerja yang terukur, terbuka, dan berbasis tanggung jawab dalam mendukung efektivitas tata kelola organisasi.
Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pegawai mengenai pentingnya penerapan Good Corporate Governance dalam aktivitas kerja sehari-hari.
Pegawai Divisi Purchasing mulai memahami bahwa setiap proses pengadaan harus dilakukan secara objektif, terdokumentasi dengan baik, serta berdasarkan standar operasional yang telah ditetapkan perusahaan. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan wawasan mengenai pentingnya etika kerja dan profesionalisme dalam menjaga integritas organisasi.
Tim pengabdian menemukan bahwa sebagian besar pegawai memiliki antusiasme tinggi terhadap upaya penguatan tata kelola organisasi karena dinilai mampu menciptakan sistem kerja yang lebih tertib dan efisien.
Dalam diskusi yang dilakukan, pegawai juga menyampaikan bahwa penerapan komunikasi internal yang baik antarbagian dapat membantu mempercepat proses koordinasi pengadaan serta meminimalisasi kesalahan administratif yang berpotensi menghambat operasional perusahaan.
Dengan adanya peningkatan kesadaran terhadap prinsip-prinsip GCG, Divisi Purchasing diharapkan mampu menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara lebih optimal.
Dalam aspek peningkatan kinerja organisasi, penerapan Good Corporate Governance memberikan dampak positif terhadap efektivitas dan efisiensi proses kerja di lingkungan Divisi Purchasing.
Tim pengabdian Program Studi Administrasi Publik UPN Veteran Jawa Timur menilai bahwa sistem kerja yang berbasis transparansi dan akuntabilitas mampu menciptakan budaya organisasi yang lebih disiplin dan bertanggung jawab.
Pegawai menjadi lebih memahami pentingnya ketepatan prosedur, pelaporan yang akurat, serta koordinasi kerja yang terintegrasi dalam mendukung pencapaian target perusahaan.
Selain itu, penerapan prinsip fairness dalam proses pengadaan juga membantu perusahaan dalam menciptakan hubungan kerja sama yang sehat dan profesional dengan para vendor maupun mitra usaha.
Lingkungan kerja yang menerapkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance secara konsisten dapat meningkatkan kepercayaan antarpegawai serta memperkuat sinergi kerja antarunit organisasi.
Hal tersebut secara langsung berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan dan stabilitas operasional perusahaan.
Melalui kegiatan pengabdian ini, tim Program Studi Administrasi Publik UPN Veteran Jawa Timur berharap agar penerapan Good Corporate Governance dalam tata kelola organisasi Divisi Purchasing di PT Aerofood Indonesia Cabang Surabaya dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan.
Penguatan tata kelola organisasi yang profesional dan berbasis integritas menjadi langkah penting dalam menghadapi tantangan persaingan industri jasa penerbangan dan katering yang semakin kompleks. Kegiatan pengabdian ini juga menjadi wujud nyata kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dan adaptif terhadap perubahan lingkungan kerja.
Dengan adanya sinergi antara akademisi dan praktisi industri, diharapkan perusahaan mampu membangun sistem organisasi yang lebih modern, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan.
Selain memberikan manfaat bagi perusahaan, kegiatan ini juga menjadi sarana implementasi ilmu administrasi publik dalam mendukung terciptanya tata kelola organisasi yang efektif, efisien, dan berdaya saing tinggi. **
Penulis: Indira Arundinasari
