Hemat Biaya dan Lebih Kokoh, Tim PKM Teknik Sipil Unsil Latih Pengrajin Paving Block Manfaatkan Limbah Abu Sekam Padi

Tim PKM Teknik Sipil Unsil Latih Pengrajin Paving Block Manfaatkan Limbah Abu Sekam Padi | Foto: MF

Gandeng PD Berdikari, Dosen dan Mahasiswa Teknik Sipil Unsil Terapkan Inovasi Paving Block Berbasis Abu Sekam Padi..

Kota, Wartatasik.com – Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik Jurusan Teknik Sipil Universitas Siliwangi (Unsil) Kota Tasikmalaya kembali menggelar Program Penerapan IPTEK Berbasis Masyarakat. Kali ini, PD Berdikari menjadi mitra dalam acara yang mengusung tema “Pemanfaatan Limbah Abu Sekam Padi Sebagai Bahan Tambah Semen Pada Industri Pembuatan Paving Block”.

Acara tersebut digelar langsung di tempat produksi PD Berdikari yang beralamat di Jl. KH. Khoer Affandi, Cibeureum, pada Senin (13/07/2026).

Ketua Pelaksana Tim Pengabdian Masyarakat Jurusan Teknik Sipil Unsil, Rosi Nursani, S.T., M.T., menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk membantu pengrajin paving block dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas produk.

“Kami menilai kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para pengrajin, terutama di industri lokal. Dengan menerapkan komposisi dari hasil penelitian kami, pengrajin bisa mempertahankan bahkan menaikkan kualitas kekuatan paving block yang sudah ada saat ini, namun dengan biaya produksi yang relatif lebih murah. Caranya yakni dengan menggunakan campuran limbah abu sekam padi sebagai alternatif pengganti semen,” tuturnya.

Lanjut Rosi, karena biaya produksi relatif lebih murah, pengrajin otomatis bisa meningkatkan jumlah produksi menjadi lebih banyak lagi sehingga keuntungan yang diperoleh juga ikut naik.

Dirinya menyebutkan bahwa pemilihan abu sekam sebagai alternatif campuran semen merupakan hasil dari penelitian yang sudah dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Unsil di laboratorium.

“Abu sekam sendiri mengandung silika aktif yang memiliki fungsi mengikat partikel, hampir sama dengan kandungan yang ada pada semen. Sehingga, bahan ini bisa memperkokoh struktur dari paving block tersebut dan bahkan saling menguatkan,” ujarnya.

Selain itu, Rosi menambahkan bahwa abu sekam ini cukup mudah dan banyak ditemukan di Kota Tasikmalaya. Khususnya pada industri bata merah yang rata-rata menggunakan abu sekam sebagai bahan bakarnya, sehingga para pengrajin tidak akan terlalu kesulitan mencarinya.

Rosi mengaku sangat puas dengan hasil paving block yang sudah dibuat dengan menggunakan campuran abu sekam padi tersebut.

“Saya sangat optimis dengan hasil yang dibuat. Secara kasat mata, hasil yang menggunakan campuran abu sekam sebanyak 10 persen bisa lebih rapi dan terlihat lebih kokoh dibandingkan dengan yang tanpa menggunakan campuran abu sekam. Tinggal kita tunggu hasil setelah kering sempurna, lalu akan kita bawa kembali ke laboratorium Unsil untuk dilakukan uji tekan,” ucapnya.

Dirinya berharap kegiatan ini bisa menjadi masukan yang sangat bagus bagi para pengrajin setempat.

“Sehingga tujuan awal kami untuk meningkatkan kualitas, kuantitas, bahkan keuntungan bagi para pengrajin ini bisa tercapai. Ke depan, kami juga akan mencari penemuan-penemuan lainnya agar bisa digunakan dalam proses produksi jenis yang lain,” pungkas Rosi.

Sementara itu, Manajer PD Berdikari, Rosyid, mengaku sangat senang mendapat tambahan ilmu dari para dosen dan mahasiswa Unsil.

“Alhamdulillah, saya mendapat ilmu baru terkait bagaimana produksi paving block ini bisa lebih menguntungkan dengan cara memakai bahan alternatif lain sebagai tambahan semen. Jadi, bahan semen yang digunakan tidak terlalu banyak sehingga bisa menekan biaya produksi itu sendiri, yakni dengan menggunakan abu sekam padi,” sebutnya.

Dirinya juga mengapresiasi dan merasa puas dengan hasil dari inovasi proses produksi yang memanfaatkan limbah tersebut.

“Saya ucapkan terima kasih kepada para dosen dan mahasiswa Unsil yang telah berkenan membantu kami para pengrajin lokal untuk terus berinovasi dalam upaya meningkatkan kualitas dan produktivitas dalam memproduksi paving block,” tutup Rosyid. MF

Dokumentasi Giat Pengabdian kepada Masyarakat di PD Berdikari di Cibeureum, Senin (13/07/2026): 

Foto: MF
Foto: MF
Foto: MF
Foto: MF

Berita Terkait