Akaw : Hadapi MEA, Para Pelaku Usaha Harus Bersatu

 7,697 total views

H. Kusnadi (Akaw) | Foto : Tantan
H. Kusnadi (Akaw) | Foto : Tantan

Ciamis, Wartatasik.com – Dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), seluruh komunitas pelaku usaha yang tergabung dalam Pengusaha Mobil dan Motor Bekas se-Kabupaten Ciamis mengadakan ajang silaturahmi. guna mengantisipasi penjualannya tetap stabil.

Salah satu Pengusaha Showroom Mobil Akaw Motor H. Kusnadi mengatakan, selain mempererat tali silaturahmi kegiatannya itu juha untuk memupuk rasa persatuan dan kesatuan antara komunitas agar saling menghargai antar pihak para pelaku usaha. “Jangan sampai dikemudian hari terjadi gesekan yang pada akhirnya terjadi permasalahan,” jelas Ia, saat menghadiri acara yang digelar di Terminal Ciamis, Senin (22/8) itu.

Pemilik Showroom Mobil di Jalan Jenderal Sudirman tersebut mengungkapkan, kegiatan silaturahmi sangat berguna untuk mempersatukan para pelaku usaha roda empat maupun roda dua serta membuat program-program dalam mengantisipasi MEA di sektor penjualan.

“Apabila terjadi masalah diantara pelaku usaha, bisa langsung dirundingkan atau diselesaikan secara kekeluargaan dan yang terpenting kita mencoba melalui rekan-rekan yang hadir saat ini untuk mempersatukan para pelaku usaha roda dua bersama roda empat,” ujarnya.

Akaw sapaan akrabnya menuturkan, untuk mengantisipasi setelah munculnya MEA yang makin terbuka sekarang ini, penjualannya semakin ketat. Melalui komunitas yang berjumlah sekitar 30 showroom, pihaknya merumuskan bersama mengenai cara mengantisipasi harga-harga mobil murah yang berdatangan dari negara-negara lain untuk dijual dengan harga murah.

“Kita sebagai para pelaku usaha mobil-mobil bekas pasti mendapat kendala dari sejumlah Down Payment (DP) hingga mencapai 30-35%. Sedangkan untuk pembelian mobil baru bisa mencapai DP 20-25%. Maka,  dari perbedaannya saja sudah sangat signifikan. Akhirnya dikomunitas ini bagaimana caranya mengantisipasi dan menyampaikan kualitas kendaraan dengan kualitas yang sama dengan kendaraan yang belum jelas kualitasnya,” tegas Ia.

Laporan: Tantan

Related posts