Akses Masyarakat ke Industri Jasa Keuangan Masih Rendah

 2,287 total views

Kegiatan Inklusi Keuangan yang digelar OJK | Seda
Kegiatan Inklusi Keuangan yang digelar Kantor OJK Tasikmalaya | Seda
Ngapon
Ngapon

Kota, Wartatasik.com – Meski jumlah Lembaga Perbankan terus bertambah namun ironisnya hingga kini tingkat akses masyarakat ke lembaga industri jasa keuangan masih terbilang rendah. Berdasarkan data tahun 2013, Literasi atau pemahaman masyarakat terhadap jasa keuangan baru mencapau 21,68 persen. Hal itu dikatakan Ngapon selaku Kasubag Pengawasan IKNB dan Pasar Modal Kantor OJK Tasikmalaya sekaligus Ketua Pelaksana Kegiatan Inklusi Keuangan yang digelar di Pelataran Parkir Pusat Perbelanjaan Mayasari Plaza, Sabtu (29/10).

Seiring dilaksanakannya acara tersebut, pihaknya mengharapkan semua lembaga jasa keuangan di seluruh Indonesia di bulan Inklusi saat ini baik perbankan, asuransi, pasar modal penggadaian, dana pensiun dan juga yang lainnya bisa mengeluarkan atau menjual produknya dengan berbagai kemudahaan dan keuntungan seperti bonus, voucher, pemotongan harga serta hadiah lainnya agar masyarakat lebih muda mengakses produk-produk jasa keuangan guna dimanfaatkan dalam meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masayarakat.

Ia melanjutkan, kegiatan Inklusi keuangan diikuti oleh sebanyak 33 Industri Jasa Keuangan dan 6 UMKM binaan LJK se-Tasikmalaya. Kegiatan sebagai sarana edukasi bagi masyarakat untuk mengenal dan memahami tentang produk industri jasa keuangan dan yang lainnya. “Diharapkan penyelenggaraan ini dapat memberikan dampak positif terhadap Inklusi dan Literasi industri jasa keuangan bagi masyarakat dan melalui kegiatan ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator Pemerintah dapat mewujudkan akses keuangan yang lebih luas,’’ tandasnya.

Laporan: Seda

Related posts