Angka Kemiskinan di Kota Tasik Meningkat

 3,495 total views

Ir. H. Tarlan
Ir. H. Tarlan / Seda

Kota, Wartatasik.com – Usai melaksanakan Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan, Kamis (22/12), Sekretaris TKPK yang juga Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tasikmalaya Ir. H. Tarian mengatakan, secara nasional angka kemiskinan mengalami kenaikan, termasuk di Kota Tasikmalaya. “Menurut data tahun lalu, kemiskinan di Kota Tasik sebesar 15,95 persen, dan di tahun ini mengalami peningkatan menjadi 16,28 persen,” ungkapnya.

Ia menambahkan, naiknya kemiskinan secara nasional berdampak terhadap kondisi di daerah. ”Meningkatnya angka orang miskin dipengaruhi adanya kebijakan kenaikan BBM awal-awal tahun ini sehingga berdampak terhadap naiknya harga-harga kebutuhan pokok yang mengakibatkan terjadinya inflasi hingga kemampuan daya beli masyarakat menurun,” jelasnya.

Tarlan menerangkan, kendati ada kenaikan angka kemiskinan tapi berdasarkan data yang ada Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Kota Tasikmalaya justru naik. ”Sebetulnya di kita pertumbuhan ekonomi naik, dari 6,16 jadi 6,28. Disisi lain memang ada peningkatan kemiskinan, tapi juga prestasi ekonomi cukup membanggakan dengan naiknya LPE di kota ini,” tuturnya.

Indikator peningkatan ekonomi di Kota Tasikmalaya yakni seiring berkembangnya kegiatan usaha jasa dan perdagangan. Perkembangan ekonomi dikalangan orang miskin sebetulnya meningkat tapi masih dibawa garis kemiskinan.

Pihaknya menjelaskan, selama ini berbagai upaya dilakukan oleh Pemerintah untuk menekan angka kemiskinan, baik Pemerintah pusat maupun daerah. ”Banyak upaya yang telah dilakukan untuk penanggulangan kemiskinan, seperti kebijakan ekonomi serta bantuan anggaran. Misalnya di tahun 2016 ini,  Pemerintah Pusat, Provinsi dan Pemkot Tasikmalaya mengeluarkan dana sebesar Rp. 368 milyar untuk menanggulangi kemiskinan,” ujar Ia.

Anggaran penanggulangan kemiskinan tersebut, lanjutnya, digunakan dalam bentuk bantuan dan permodalan bagi keluarga miskin, seperti di sektor pendidikan, kesehatan, peningkatan daya beli, industri dan pertanian dan bidang sosial sehingga dapat meningkatkan aktifitas ekonomi masyarakat.

”Pemerintah Daerah melaui dinas yang berhubungan langsung dengan penanggulangan kemiskinan seperti Dinas Kesehatan, Pendidikan, Pertanian serta Dinsosnakertrans terus berupaya untuk meningkatkan pendapatan dan daya beli masyarakat dalam upaya pengurangan kemiskinan di Kota Tasikmalaya,” tandasnya.

Laporan: Seda

Related posts