Anton Charliyan, Sosok Jenderal yang Turun Langsung Perangi Radikalisme

 1,790 total views

Irjen Pol Anton Charliyan (tengah) / dok

Nasional, Wartatasik.com – Sikap intoleransi dinilai sebagai cikal bakal yang melahirkan tindakan terorisme. Intoleransi yang terus dibiarkan akan menumbuhkan sikap radikal, kemudian menjadi terorisme.

“Intoleransi itu kalau dibiarkan akan meningkat jadi radikal. Ketika dibiarkan jadi radikal maka akan meningkat jadi terorisme,” kata Irjen Pol Anton Charliyan saat ditemui dalam satu kesempatan. Untuk itu, Anton berharap agar masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan tidak membiarkan sikap intoleransi karena sangat berbahaya untuk bangsa.

“Ini akan menjadi masalah besar bagi bangsa. Oleh karena itu, semua stakeholder dan elemen bangsa ini harus sadar bahwa intoleransi adalah cikal bakal terorime,” katanya. Kaitan dengan hal itu, Abah Anton sangat intens memerangi Radikalisme. Ketika dirinya menjabat sebagai Kapolda Jabar merupakan satu-satunya jendral yang turun langsung memerangi Radikalisme, Intoleran dan terorisme.

[sc name=”iklanadsense2″]

Dibuktikan dengan sepak terjangnya, saat Pengerebegan terorisme Jatilihur dan Cicendo yang dipimpin langsung olehnya menjadi catatan sejarah di kepolisian, bahwa Ia adalah jendral yang mau turun langsung memerangi Radikalisme.

Sehingga, tidak heran jika masyarakat Jawa Barat sangat marasa kehilangan ketika Irjen Anton dipindahtugaskan. Anton juga dikenal sebagai sosok yang dermawan. Hal itu terlihat dari beberapa program-programnya yang merambah sampai ke pelosok Jawa Barat. Satu di antaranya adalah Gerakan Berbagi Sebungkus Nasi,

Program tersebut merupakan kegiatan kemanusiaan yang bertujuan mengetuk hati para dermawan di Jawa Barat agar mau melihat warga yang kurang mampu dan menyisihkan sedikit hartanya untuk berbagi kepada orang-orang yang membutuhkan. wartatasik.com

Related posts