Aslim: 26 Minimarket Belum Tuntaskan Izin, Pemkot Harus Adakan Moraturium

 1,359 total views

Dok. penyegelan minimarket tidak berijin oleh tim Pengawasan dan Pengendalian Kota Tasikmalaya beberapa bulan lalu.
Dok. penyegelan minimarket tidak berizin oleh tim Pengawasan dan Pengendalian Kota Tasikmalaya beberapa bulan lalu.

Kota, Wartatasik.com – Ketua komisi I DPRD Kota Tasikmalaya Aslim, SH mengungkapkan dari sekitar 50 lebih minimarket yang sempat ditertibkan dan disegel aparat berwenang beberapa bulan lalu karena tak berizin, kini tinggal menyisakan 26 minimarket lagi yang belum menuntaskan proses perizinannya.

Ia menilai, hal itu terjadi karena minimnya kesadaran dari pada para pengusaha toko modern itu yang ditunjang dengan ketidakseriusan pemerintah kota dalam upaya penanganan melalui pengawasan serta pengendaliannya di lapangan.

“Buktinya, belum juga tuntas semuanya sampai saat ini sudah ada lagi minimarket-minimarket baru bermunculan. Seharusnya, pemerintah mengadakan moraturium dulu bagi sisa minimarket yang masih tidak mengantongi izin tersebut, terlebih minimarket baru tidak berizin harusnya diberhentikan sementara aktivitasnya,” tegas Ia kepada Crew Media Online Wartatasik.com, Selasa (30/06).

Aslim menerangkan, adanya peraturan daerah tentang pengelolaan toko modern sendiri bertujuan untuk mempercepat proses upaya perizinan. “Lantas apa hasilnya?. Kelihatannya pemerintah kota santai-santai saja menangani minimarket-minimarket illegal ini, karena hingga kini masih banyak minimarket illegal beroperasi kembali. Ini harus segera diselesaikan, jangan sampai ada pembiaran yang nantinya akan menjadi permasalahan besar setelah bermunculan yang baru,” tambahnya.

Dengan demikian, pihaknya mempertanyakan peran pemerintah melalui intansi terkait khususnya Satpol PP dan Dinas Koperindag sudah sejauh manakah dalam melakukan pengawasan?. Kedua intansi yang berperan dalam urusan teknis itu, kata Ia, seharusnya mengambil tindakan tegas kepada para pengusaha dan menanyakan apa alasan mereka beroperasi kembali meski tidak mengantongi izin.

“Sampai hari ini tidak ada penindakan dari pemerintah khususnya terhadap 26 minimarket tersebut. Kalau tetap dibiarkan akan seperti apa kota ini?. Belum permasalahan lainnya. Yang jelas, masalah ini harus segera ditangani, jangan sampai menunggu adanya reaksi dan penilaian dari masyarakat atas ketidaktegasan ini,” pungkasnya. Asron/Indra

 

Related posts

Leave a Comment