Bambu Bercahaya Hiasi Malam Tasyakuran Hari Jadi Kota Tasik

 2,177 total views

Ornamen banbu bercahaya menghiasi malam tsyakur bin nikmat hari jadi Kota Tasikmalaya ke-16 / Sopyan

Kota, Wartatasik.com – Setelah kemarin payung geulis menjadi ikon di acara Tasikmalaya Oktober Festival (TOF) 2017, kini hadir ikon baru di acara Tasyakur Bi Nikmat Hari Jadi Kota Tasikmalaya yang ke-16 di Bale Kota, Rabu malam (18/10/2017). Ikon baru tersebut adalah ornamen bambu yang dihiasi lampu bercahaya. Ornamen bambu tersebut dikonsep untuk mengangkat potensi daerah yang tersedia. Seperti yang dikatakan Erwin, selaku Even Organizer acara tersebut kepada media, bahwa Ornamen bambu yang dibuatnya berjumlah 500 buah dengan dihiasi lampu cahaya. Itu, katanya, bertujuan untuk mengangkat potensi bambu yang ada di Tasikmalaya

Adapun jumlah lampu yang menghiasi, lanjut Ia, sebanyak 35 buah lampu gantung dengan 1.500 motor stringlight agar bisa tampak lebih terang dan indah. “Dan untuk bambunya sendiri kami ambil dari daerah Situ Beet Mangkubumi,” katanya. Ditanya alasan memilih bambu, Erwin mengatakan karena hasil-hasil karya dari bambu sering dilupakan. “Selama ini yang sering diangkat itu hanya potensi bordir, mendong dan payung saja. Sehingga potensi bambu sering dilupakan. Padahal banyak karya bambu Tasikmalaya yang diambil orang,” tambahnya.

[sc name=”iklanadsense2″]

Selain ornamen bambu yang menghiasi gelaran Tasyakur bin Nikmat tersebut, ada juga stan-stand yang menjajakan jajanan gratis yang disediakan bagi para pengunjung acara tersebut. Sementara, menurut salah saorang warga asal Kecamatan Cihideung Asep (27), penyajian konsep yang dibuat oleh panitia pelaksana memiliki unsur seni yang cukup tinggi. Seolah dibuat sederhana tapi mampu menarik banyak perhatian masyarakat.

“Terbukti, banyak warga yang datang untuk menikmati suasananya. Termasuk saya juga. Ini betul-betul konsep yang sangat luar biasa. Saya kira, seni-seni seperti ini harus terus dikembangkan dan bisa digunakan dalam setiap even atau acara yang diselenggarakan. Mengundang masyarakat secara tidak langsung nelalui suguhan-suguhan keindahan yang diciptakan dalam kegiatan seperti ini,” ujar Ia.

Asep mengharapkan, pihak terkait banyak meberikan kesempatan kepada para seniman atau budayawan untuk mengekspresikan kebolehannya dalam setiap kegiatan seperti yang dilakukan sekarang ini, atau bahkan melalui acara-acara lainnya sehingga para seniman di Kota Tasikmalaya bisa lebih berkembang. Sopyan

Related posts