Bawaslu Jabar Tegaskan Ajakan Golput Akan Dipidana

 2,592 total views

Harminus Koto / Seda
Harminus Koto / Seda

Bandung, Wartatasik.com – Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Barat Harminus Koto mengatakan, setiap orang atau kelompok maupun lembaga yang secara terselubung atau terang-terangan mempengaruhi dan mengajak seseorang maupun masyarajat yang sudah memiliki hak pilih dalam Pilkada mendatang untuk Golput alias tidak mencoblos akan dikenakan sanksi pidana sesuai dengan aturan Pemilu.

Hal tersebut ditegaskannya saat menutup acara Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pemilu bagi Media Massa di Hotel Pesona Bamboe, Lembang Kabupaten Bandung Barat, Jum’at (08/12) tadi siang. Harminus mengungkapkan, pihaknya mengindikasikan ada upaya dari pihak-pihak tertentu agar masyarakat tidak memilih pada Pilkada serentak tahun 2017 yang akan berlangsung di tiga daerah di Jawa Barat, yakni di Kota Cimahi.

”Kita tidak menghendaki adanya pihak-pihak yang sengaja untuk memengaruhi masyarakat yang punya hak pilih pada Pilkada mendatang untuk tidak menggunakan haknya atau golput,” ungkapnya. Ditambahkan Ia, setiap warga negara yang sudah memenuhi syarat, berhak menggunakan hak pilihnya dalam memilih pemimpin.

”Pilkada merupakan hak demokrasi bagi masyarakat untuk menentukan pemimpinnya yang menurutnya cocok untuk menjadi pemimpin,” terang Ia. Ajakan untuk tidak memilih atau golput kepada masyarakat pada pemilu 2017 mendatang, lanjut Harminus, merupakan upaya pelanggaran Pemilu dan akan diproses secara tegas dengan hukum pidana Pemilu.

Dirinya bertekad akan terus berusaha agar tidak ada pihak tertentu atau kelompok yang melakukan ajakan kepada masyarakat untuk tidak memilih. ”Kami menginstruksikan kepada para Panwas di daerah yang akan melaksanakan Pilkada untuk mencegah hal tersebut. Jika ada yang melakukan tentunya Bawaslu akan mengambil tindakan tegas dengan memprosesnya secara hukum karena upaya tersebut bisa mencederai sistem demokrasi,” tandasnya.

Laporan: Seda

Related posts