Beralasan Sakit, Sejumlah PNS Tak Hadir di Hari Pertama Kerja

 994 total views

Kegiatan Sidak dan Mushafahah di Bale Kota Tasikmalaya | Foto Grid : Seda
Kegiatan Sidak dan Mushafahah di Bale Kota Tasikmalaya | Foto Grid : Seda

Kota, Wartatasik.com – Dalam rangka memastikan kedisiplinan pegawainya pasca libur panjang Idul Fitri 1437 H, Walikota Tasikmalaya H. Budi Budiman melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke beberapa kantor dinas di Lingkungan Pemerintahan Kota Tasikmalaya. Usai bermushafahah dengan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Bale Kota, Senin (11/07) tadi pagi, Walikota didampingi Kepala BKD Kuswa Wardana beserta rombongan menuju Komplek Perkantoran di Jl. Ir. H. Juanda Kota Tasikmalaya.

Dinas yang didatangi pertama kali yakni Dinas Pendidikan. Di dinas tersebut Walikota memeriksa daftar hadir atau absensi. Hasilnya, dari 66 orang pegawai hanya satu orang yang tidak masuk kerja dengan alasan sakit disertai surat keterangan dokter. Selanjutnya, rombongan sidak mendatangi Diskoperindag dan hasilnya cukup memuaskan karena semua pegawainya hadir.

Usai dari dinas tersebut, sidak berlanjut ke Dinas Kesehatan. Dari 120 pegawai, satu orang tidak masuk kerja karena sakit namun tidak disertai dengan bukti atau keterangan sakit. Tak berselang lama, bagian Disdukcapil yang didatangi rombongan. Dari total 35 pegawai, satu diantaranya tidak masuk kerja tanpa ada keterangan. Kemudian, diteruskan ke Dishubkominfo. Di dinas itu ada empat orang pegawai yang tidak masuk kerja dengan alasan sakit.

Saat diwawancarai, Kepala BKD mengatakan, tingkat kedisiplinan dan tanggung jawab PNS di Lingkungan Pemkot Tasikmalaya terhadap kewajiban tugasnya masih terbilang baik. ”Tingkat kedisiplinan pegawai cukup bagus. Rasa tanggung jawab terhadap tugas dan pekerjaannya tinggi. Hampir semua PNS di hari pertama kerja setelah libur panjang lebaran ini, hadir,” ungkapnya.

Kuswa menjelaskan, bagi setiap PNS yang melanggar aturan kepegawaian akan mendapat sanksi, termasuk yang tidak hadir di hari pertama kerja pasca libur panjang tanpa keterangan yang jelas. “Kami akan tegas memberikan sanksi sesuai aturan bilamana ada pegawai yang tidak masuk kerja tanpa menyertakan keterangan. Sanksinya bisa berupa teguran, surat peringatan, penurunan pangkat atau bahkan diberhentikan secara tidak hormat alias dipecat, ” tandasnya. Seda

Related posts

Leave a Comment