Berdayakan KWT, Kota Tasik Siap Jadi Sentra Abon Ayam

 1,070 total views,  2 views today

Pelatihan Pengolahan Abon Ayan bagi KWT Assalam / Seda
Pelatihan Pengolahan Abon Ayam bagi KWT Assalam / Seda

Kota, Wartatasik.com – Selain dikenal punya produk khas batik bordir, Kota Tasikmalaya juga siap menjadi sentra Abon Ayam. Selama ini Abon Sapi dikenal sebagai makanan khas daerah Boyolali Jawa Timur. Namun, kini saatnya Kota Tasik juga memiliki ciri khas makanan Abon Ayam yang akan bersaing dengan produk-produk dalam negeri yang mampu mengangkat perekonomian masyarakat.

Demikian dikatakan Kepala Bidang Peternakan dan Keswan Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Tasikmalaya Zulyaden,S.pt.,MP saat membuka kegiatan Pelatihan Pengolahan dan Pemasaran Pembuatan Abon Ayam di Kelompok Wanita Tani (KWT) Assalam, Kp. Siluman Kel. Setiaratu Kec. Cibeureum, Rabu (12/04) dengan dihadiri Ketua Penyuluh Pertanian Adang Ismail.

”Pengolahan ayam broiler di Kota Tasikmalaya sudah mengalami surplus. Sangat mencukupi kebutuhan untuk pengolahan Abon Ayam yang akan dikelola oleh KWT. Kalau potensi ini terus kita kembangkan dapat memiliki nilai tambah yang akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Tasikmalaya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, hal tersebut akan menjadi terobosan baru dan kesempatan untuk mengembangkan komoditi ayam untuk Abon. ”Saya yakin dengan keseriusan dan perhatian yang besar dengan dukungan SDM yang mumpuni, produk Abon Ayam yang sedang kita kembangkan bersama KWT akan menjadi produk unggulan serta jadi pionir khas Kota Tasikmalaya seperti Abon Sapi dari Boyolali,” paparnya.

Sementara itu, Kasi Pengolahan, Pemasaran dan Kesmavet drh. Nina Kurniada, MP menjelaskan, pelatihan produk hasil ternak dengan pengolahan Abon Ayam menambah keterampilan para anggota KWT. ”Pengolahan hasil ternak untuk dijadikan Abon Ayam dapat membantu meningkatkan perekonomian dan penghasilan masyarakat berikut kesejahteraannya,” ujar Ia.

Kedepan, lanjutnya, pengembangan Abon Ayam terus dikembang karena merupakan potensi baru yang dimiliki Kota Tasikmalaya. ”Nantinya Akan dikembang di setiap kelurahan ada KWT yang akan memproduksi bukan hanya Abon Ayam tapi juga Naget dan Susu Yoghurt. Dengan pengembangan Abon Ayam tersebut, kami mentargetkan Kota Tasikmalaya di tahun 2020 menjadi serta produk Abon Ayam,” tandasnya.

Lalu, Ketua KWT Assalam Kp. Siluman Yuli Rosmiyati mengaku sangat menyambut baik dengan adanya pengembangan produksi Abon Ayam di Kota Tasikmalaya. ”Kita sangat terbantu dengan adanya pelatihan dan pengembangan Abon Ayam dari Dinas Pertanian dan Peternakan ini yang akan menjadi usaha baru bagi anggota KWT. Abon ayam selama ini belum pernah diproduksi oleh kelompok Assalam, semoga bisa untuk menambah juga meningkatkan perekonomian khususnya KWT,” singkatnya.

Laporan: Seda

Related posts