Bermain di Kandang, PSGC Ciamis Raih Poin Satu

 2,532 total views

Pemain PSGC Ciamis Rosian Indira Saputra berusaha melewati kawalan pemain PSCS Cilacap | Foto : Tantan
Pemain PSGC Ciamis Rosian Indira Saputra berusaha melewati kawalan pemain PSCS Cilacap | Foto: Tantan

Ciamis, Wartatasik.com – Laga lajutan Indonesia Soccer Championship (ISC) B 2016 mempertemukan tuan rumah PSGC Ciamis menjamu pimpinan kelasemen sementara Grup Tiga PSCS Cilacap di Stadion Galuh Ciamis, Sabtu (16/07). Pertandingan berlangsung sengit dan membuahkan hasil imbang atau skor kacamata sehingga Kapten Tim PSCS Jemmy Suparno dkk berhasil membawa satu poin atas tuan rumah PSGC Ciamis.

Sejak menit awal, para pemain PSGC terus menggedor pertahanan PSCS hingga pada menit ke-10 PSGC Ciamis mendapatkan peluang emas hasil dari umpan terobosan Dimas Galih kepada Rosian namun tendangannya berhasil diamankan kiper PSCS Cilacap Ega Rizky Prayama.

Tiga menit kemudian PSGC mendapat kesempatan mendapatkan tendangan bebas akibat salah satu pemainnya dilanggar oleh pemain lawan diluar kotak pinalti. Alhasil, tendangan bola mati yang diambil Joko Sasongko mampu dimanfaatkan pemain belakang PSGC Ipan Priyanto hingga bola berhasil bersarang di gawang lawan dan skorpun berubah manjadi 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.

Setelah ketinggalan satu gol, PSCS Cilacap kerap melakukan serangan balik. Pada menit ke-29, pemain PSCS mendapatkan peluang untuk memasukan bola ke gawang tuan rumah, namun masih bisa diamankan oleh kesigapan kiper PSGC Ciamis Ghoniyanur Gitoyo. Jalannya pertandingan di babak pertama berlangsung seru hingga Wasit Ahmad Ikhsan asal Pasuruan mengeluarkan dua kartu kuning untuk masing-masing pemain kedua tim yakni Wusono dari PSCS Cilacap dan Ipan Priyanto dari PSGC Ciamis di menit 35’ dan kedudukan 1-0 bertahan sampai turun minum.

Di babak kedua, Pelatih PSCS Aris Budi merubah strategi anak asuhannya dengan memasukan penyerang atau striker Arief Yulianto mengantikan Taryono untuk menambah daya gedor ke pertahanan lawan. Sementara pelatih PSGC Ciamis Heri Rafni menarik Dimas Galih digantikan oleh Susanto. Pasca pergantian pemain dari kedua tim tersebut, PSGC Ciamis sering mendapat tekanan dari para pamain musuh, namun berkat kerjasama dan disiplin para pemain belakang Achmad Taufiq dkk, gawang PSGC masih tetap perawan.

Di menit ke-57, petaka datang kepada tim tuan rumah. Wasit menunjuk titik putih setelah pemain belakang PSGC Muhamad Erwin menyentuh bola di daerah terlarang. Hukuman dua belas pas tersebut diambil Wusono Budi dan mampu diselesaikan dengan baik ke pojok kanan Ghoniyanur. Skor pun berubah menjadi 1-1.

Setelah kebobolan lewat titik putih, PSGC Ciamis kembali melakukan tekanan. Namun, berkat kesigapan para pemain belakang PSCS, serangan PSGC selalu berhasil dimentahkan. Menginjak menit 72’ PSGC menarik Rosian dan memasukan Arip Budiman.

Serangan demi serangan terus dilancarkan para pemain PSGC hingga di menit ke- 78 dan 86’ mendapatkan peluang emas dari tendangan keras Andi Dwi dan Budiawan, namun masih melambung di atas mistar gawang PSCS Cilacap. Sampai pertandingan babak kedua berakhir, tak ada lagi gol tercipta dan skor kacamatan pun menghantarkan kedua tim meraih poin sama.

Saat dikonfirmasi, Pelatih PSCS Cilacap Aris Budi mengaku puas atas kerja keras anak asuhannya itu. ”Mungkin untuk pertandingan yang akan datang kita mengharapkan untuk selalu meraih kemenangan,” ujarnya. Sementara itu Wakil Manajer PSGC Ciamis Aef menuturkan, hasil di kandang yang didapat timnya sangat ini akibat kurangnya persiapan pasca lebaran. ”Pastinya kita akan segera melakukan pembenahan untuk pertandingan lainnya. Mulai dari strategi terutama fisik para pemain perlu ditingkatkan,” tegasnya. (Laporan Kontributor/Tantan)

Related posts

Leave a Comment