Birokrasi Kota Tasik Diminta Transparan dan Akuntabel

 2,868 total views

H. Ahmad Heryawan / Indra

Bandung, Wartatasik.com – Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya, merupakan pelantikan kepala daerah yang terakhir setelah sebelumnya dilaksanakan kegiatan serupa bagi tiga kepala daerah lainnya. Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Barat H. Ahmad Heryawan saat mengambil sumpah sekaligus melantik H. Budi Budiman dan H. M. Yusuf di Gedung Sate, Bandung, Selasa (14/11/2017), kemarin.

Seiring daripada itu, atas nama Pemerintah Pusat dan Provinsi Jabar Aher mengucapkan selamat kepada pasangan Budi-Yusuf yang akan memimpin Kota Tasikmalaya lima tahun ke depan, juga berterima kasih khususnya bagi wali kota dan wakil wali kota sebelumnya yang telah melaksanakan tugasnya dengan berbagai capaian positif untuk dijadikan modal berharga di masa kepemimpinan yang baru guna merealisasikan visi misi daerah demi mewujudkan kesejahteraan yang berkeadilan bagi masyarakat.

[sc name=”iklanadsense2″]

Disamping itu, Ia mengajak Kota Tasik untuk menghadirkan birokrasi yang efisien, efektif, transparan dan akuntabel serta kebijakan yang senantiasa berpihak bagi kepentingan masyarakat. “Berkenaan dengan hal tersebut, Saya berpesan untuk mematuhi ketentuan dan aturan persetujuan tertulis dari Menteri Dalam Negeri RI yang harus didapatkan untuk melakukan pergantian pejabat di lingkungan pemerintah daerah dalam jangka waktu enam bulan terhitung sejak tanggal pelantikan,” katanya.

Dalam melakukan kegiatan promosi dan mutasi pejabat tersebut, tegas Aher, harus didasarkan pada sistem merit dengan mengedepankan syarat kompetensi, kualifikasi, kepangkatan, pendidikan dan pelatihan serta rekam jejak jabatan dan integritas. Indra

Related posts