Cegah Makanan Berzat Kimia, Dinkes Bersama Puskesmas Bantar Lakukan Pemeriksaan Jajanan Anak Sekolah

 5,612 total views

Pemeriksaan sampel makanan / Dok
Pemeriksaan sampel makanan / Dok

Kota, Tasikmalaya – UPTD Puskesmas Bantar Tasikmalaya melakukan pemeriksaan jajanan sekolah di SD Negeri 2 Manangga Kel. Sukajaya Kec. Bungursari Kota Tasikmalaya, Sabtu (08/04). Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi penggunaan bahan kimia berbahaya pada jajanan anak-anak yang dijual di kantin maupun pedagang makanan di sekitar sekolah. Kegiatan dilakukan oleh petugas kesling, gizi dan promkes serta bekerja sama dengan petugas laboratorium untuk mendeteksi makanan dan minuman yang mengandung bahan berbahaya bagi kesehatan seperti borak, rhodamin-B, formalin dan metanil yellow yang dijual oleh pedagang di sekolah.

Kepala Sekolah SDN 2 Manangga, Ibu Cucu Juariah, S.Pd., M.Pd mengaku sangat setuju dengan diadakannya pemeriksaan jajanan sekolah setiap tahunnya dengan alasan agar semua pedagang di sekolah dapat menyajikan jajanan sehat dan anak-anak di sekolah terhindar dari makanan dan minuman yang mengandung zat berbahaya bagi kesehatan. “Sebetulnya dampak dari penggunaan zat kimia berbahaya seperti formalin juga borak tidak langsung memberikan gejala. Namun jika dikonsumsi secara terus menerus dalam waktu yang lama akan mengancam kesehatan anak bahkan dapat menyebabkan penyakit kanker dan mengurangi kecerdasan otak,” ujar Palupi Sobarilah, A.Md. SKL selaku petugas Kesling Puskesmas Bantar.

Petugas Kesling memeriksa 2 pedagang makanan di sekitar sekolah, dan 1 pedagang kantin sekolah. Adapun sampel makanan yang diperiksa diantaranya adalah, makroni basah, mie goreng, gehu, bala-bala, bola susu, brownis bakar, cireng isi, kue bolu, dll. Setelah dilakukan pemeriksaan, hasilnya ada 1 makanan yang mengandung zat metanil yellow (Pewarna Tekstil) yaitu berupa bola susu  yang dijual di kantin sekolah. Dengan demikian, petugas menghimbau kepada pedagang yang terbukti menjual makanan tersebut agar cermat dalam mengolah dan memilih makanan di pasar supaya terhindar dari zat-zat berbahaya yang dapat merugikan kesehatan khususnya anak sekolah.

Tim petugas promosi kesehatan memberikan penyuluhan kepada para pedagang agar cermat dan selalu berhati-hati dalam membeli makanan di pasar supaya makanan dan minuman yang dijual terhindar dari zat-zat berbahaya serta aman untuk di konsumsi anak-anak. Petugas juga memberikan penyuluhan kepada anak-anak sekolah agar senantiasa membeli makanan sehat dan bergizi serta menyarankan supaya membawa bekal dari rumah. Dipenghujung acara pemeriksaan jajanan sekolah Dinas Kesehatan bekerjasama dengan Puskesmas memberikan paket keamanan pangan yang terdiri dari sarung tangan, celemek, topi, penjepit makanan dan tempat sampah kepada para pedagang. Diharapkan pedagang di sekolah khususnya SD Negeri 2 Manangga selalu memakai paket keamanan pangan tersebut ketika sedang berjualan, agar makanan dan minuman yang dijual tetap sehat dan hygienis.

Pengambilan sampel makanan kepada para pedangang
Pengambilan sampel makanan kepada para pedangang

 

Pemberian paket kebersiahan pangan
Pemberian paket kebersiahan pangan

Laporan: Asron

Related posts