Curhat ke Plt. Sekda, Sejumlah Buruh Beberkan Kondisi Miris Tempatnya Berkerja

 1,336 total views

Ahmad Junaedi saat menyampaikan keluhannya kepada Plt. Sekda / Indra

Kota, Wartatasik.com – Aksi Gabungan Organisasi Buruh Indonesia (GOBSI) Tasikmalaya dengan sejumlah Aktivis, Ormas dan LSM di Bale Kota Tasikmalaya, Kamis (14/09/2017) tadi siang, diwarnai interaksi langsung beberapa orang pekerja dengan Plt. Sekda Drs. H. Ivan Dicksan. Dalam sesi tersebut, para pekerja menyampaikan keluhannya mengenai kondisi miris yang terjadi di perusahaan tempatnya bekerja dengan harapan adanya upaya perbaikan dari pemerintah.

Salah satunya yang dialami Ahmad Junaedi, pegawai PT. Panjunan yang bergerak di bidang distributor itu mengadukan nasibnya terkait hak-hak normatif buruh yang tidak didapatkannya selama berkerja empat tahun lamanya sampai sekarang. Mulai dari pemotongan gaji tidak masuk kerja karena sakit hingga surat peringatan yang mudah diberikan pihak perusahaan kepada karyawan akibat tidak berkerja sehari.

[sc name=”iklanadsense2″]

“Kalau sakit langsung dipotong sambil tidak diobati (Pengobatan). Telat absen juga dipotong. Jaminan Hari Tua (JHT) tidak ada. Cuti tahunan tidak ada. BPJS Kesehatan tidak ada. Gaji memang sudah UMK, tapi semua hak-hak yang lain tersebut tidak dipenuhi. Janji pemerintah satu tahun merealisasikan pengaduan ini, tapi nyatanya hingga sekarang nihil,” kata Ia.

Selain Ahmad, ada beberapa orang buruh menyampaikan hal serupa, Mereka mengeluhkan soal jumlah upah yang didapatkannya jauh di bawah UMK dan tidak didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan, juga hak-hak normatif pekerja lainnya. Para pekerja berharap, Pemkot secepatnya merespon keluhannya itu untuk memperbaiki sistem ketenagakerjaan khususnya di perusahaan tempat mereka bekerja dan seluruh perusahaan yang ada di Kota Tasikmalaya pada umumnya. Indra/Asron

Related posts