Dalam Paripurna Hari Jadi, Wali Kota Bahas TOF dan Kerjasama Luar Negeri

 684 total views

Paripurna Istimewa Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke-16 / Sopyan

Kota, Wartatasik.com – Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Pemerintah Kota Tasikmalaya menggelar Rapat Paripurna Istimewa Peringatan Hari Jadi ke-16, di Gedung Pendopo lama, Selasa (17/10/2017).  Sebab, Gedung DPRD Kota Tasikmalaya yang biasa digunakan tidap tahun saat ini masih belum selesai direhabilitasi. Kegiatan tersebut dihadiri Perwakilan Gubernur Jawa Barat, Wakil Bupati Tasikmalaya H. Ade Sugianto, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kota Tasikmalaya, Plt Sekda Drs. H. Ivan Dicksan Hasannudin, Tokoh Masyarakat, Tokoh Ulama, kepala OPD serta para pejabat-pejabat sipil lainnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD H. Agus Wahyudin mengatakan tidak terasa usia Kota Tasikmalaya genap 16 tahun tepat pada tanggal 17 Oktober 2017 atau hari ini. Maka dari itu, dengan disebarluaskannya hegemoni kegiatan itu menunjukkan pemerintah dan masyarakat telah bahu membahu untuk membangun daerah dalam segala bidang. “Berdasarkan hasil badan musyawarah yang diadakan beberapa waktu lalu, telah disepakati bahwa penyelenggaraan rapat paripurna akan diselenggarakan pada hari ini dan di tempat ini,” katanya.

[sc name=”iklanadsense2″]

Lalu, Wali Kota Tasikmalaya Drs. H. Budi Budiman menyampaikan sidang itu merupakan momentum untuk meningkatkan pembangunan daerah. Salah satunya melalui kerjasama antar unsur diantaranya dengan para ulama dan organisasi-organisasi lain yang ada di Kota Tasikmalaya. “Untuk menyemarakan Hari Jadi Kota Tasik sekarang ini, kami dari pemerintah daerah telah melaksanakan kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival (TOF). Berikut beberapa hal yang sudah disepakati dalam bentuk kerjasama dengan sejumlah negara lain seperti dari Jerman, Palestina, Singapura, dan lainnya,” ucapnya.

Sementara itu, sesepuh Kota Tasikmalaya Raden Djadja Winata Kusumah mengharapkan Hari Jadi Kota Tasikmalaya yang ke-16 bisa lebih baik lagi, terutama dalam hal pembangunan perekonomian sehingga masyarakat lebih sejahtera. “Ya baik dari segi pembangunan dan perekonomian, juga masyarakat Kota Tasikmalaya bisa sejahtera dari kemiskinan yang sekarang ini masih melanda dan Kota Tasik sendiri masih berada di urutan terasa Jawa Barat dalam soal kemiskinan. Jelas, ini butuh perbaikan ke depan dan menjadi perhatian semua khususnya para pemangku kebijakan beserta para wakil-wakil rakyat yang tengah duduk di kursi DPRD,” pungkasnya. Sopyan

 

Related posts