Datangi Mapolresta, GP Ansor Tanyakan Hasil Penyelidikan Kebakaran Pasar Manonjaya

 2,150 total views

Audiensi GP Ansor dengan pihak Polres Tasikmalaya Kota / Seda
Audiensi GP Ansor dengan pihak Polres Tasikmalaya Kota / Seda

Kota, Wartatasik.com – Puluhan anggota ormas Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Tasikmalaya, Senin (20/03), mendatangi Markas Kepolisian Tasikmalaya Kota di Jalan Letnan Harun Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya. Kedatangan mereka guna mempertanyakan proses penyelidikan atas kebakaran Pasar Tradisonal Manonjaya, beberapa waktu lalu.

GP Ansor menilai kebakaran Pasar tradisional tersebut perlu diusut tuntas, karena dianggap ada kejanggalan. ”Masyarakat menilai ada kejanggalan dalam musibah kebakaran Pasar itu. Berdasarkan hal tersebut, kami dari GP Ansor meminta dan menuntut pihak kepolisian untuk mengusut secara transparan kejadian kebakaran yang menghanguskan ratusan kios pedagang tersebut,” ujar Koordinator GP Ansor Asep Muslim, saat audiensi dengan pihak Kepolisian.

Dikatakan Asep, kebakaran Pasar Manonjaya menimbulkan tanda tanya dikalangan masyarakat khususnya para pemilik kios. Apa sebenarnya penyebab si jago merah melahap kios-kios di Pasar?. ”Masyarakat bertanya-tanya tentang penyebab sebenarnya. Apakah dari konsleting listrik atau ada penyebab lain. Untuk itu, kita butuh informasi yang jelas atas hasil proses penyelidikan yang dilakukan pihak berwajib, sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang sebenarnya,” tegas Asep.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Tasikmalaya Kota, Gandi Sukardi yang ikut menerima Audensi GP Ansor menjelaskan, Kepolisian sangat serius melakukan proses penyelidikan kasus atas terbakarnya Pasar Tradisional Manonjaya beberapa waktu lalu. ”Polres Tasikmalaya Kota bekerja serius untuk mengusut penyebab kebakaran, dan kita pun sudah menurunkan tim Puslabfor Mabes Polri.  Mereka itu sudah mengambil beberapa bahan sampel sebagai bahan proses penyelidikan di Mabes Polri, termasuk memintai keterangan di TKP ada enam orang,” ujar Gandi.

Ia menambahkan, sekarang ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh Puslabfor Mabes Polri, karena pada proses pemeriksaan di TKP sudah dilakukan pada Jum’at 17 Maret 2017, lalu. ”Proses penelitian terhadap bahan-bahan yang diambil di TKP sedang berjalan di Puslabfor dan hasilnya baru bisa diketahui dua atau tiga Minggu kedepan,” terang Ia.

Pihaknya berharap, masyarakat bisa bersabar karena proses penyelidikan dan penelitian diserahkan sepenuh ke pihak yang berwenang. ”Prosesnya sedang berlangsung, tinggal menunggu waktu saja. Kalau sudah ada keputusan, tentunya akan kita sampaikan secara transparan kepada masyarakat,” tandasnya.

Laporan: Seda

Related posts