Deden Bilang Tak Semua PNS Harus Pakai Pangsi

 3,039 total views

Kepala Bag. Organisasi Setda Kota Tasikmalaya H. Deden Mulyadi. Dok
Kepala Bag. Organisasi Setda Kota Tasikmalaya H. Deden Mulyadi. Dok

Kota, wartatasik.com – Kepala Bag. Organisasi Setda Kota Tasikmalaya H. Deden Mulyadi menjelaskan tidak semua pegawai diharuskan memakai pakaian khas Sunda atau pangsi dalam “Rebo Nyunda” yang mulai diberlakukan pada Rabu (06/05) hari ini. Ia mengatakan, pegawai yang dimaksud yakni PNS yang bertugas di intansi atau dinas yang mengenakan seragam khusus seperti Sat Pol PP, UPTD Pemadam Kebakaran, Perawat, Dinas Perhubungan dan beberapa intansi lainnya.

“Karena seragamnya khusus sesuai yang telah diatur oleh perundang-undangan. Selain itu, para pegawai di kantor-kantor tersebut kebanyakan bertugas di lapangan sehingga tidak memungkinkan jika harus memakai pakaian budaya tersebut,” ungkapnya kepada wartatasik.com melalui telepon selulernya tadi siang.

Disinggung jadwal penggunaannya, Ia memaparkan, sementara ini pakaian khas Sunda itu hanya dikenakan sebulan sekali setiap Hari Rabu minggu pertama. “Jika memang masih ada yang belum memakainya, kami sangat memaklumi karena baru diterapkan. Kedepan semua pegawai harus menggunakannya kecuali yang bertugas di kantor-kantor tertentu yang memiliki seragam khusus sesuai undang-undangnya,” ujar Deden.

Ia mengharapkan, semua pegawai di lingkungan Pemkot Tasikmalaya tidak hanya mengenakan baju Sunda di saat melaksanakan tugas saja melainkan juga di luar jam kerja seperti di rumahnya masing-masing. “Dengan upaya ngamumule budaya daerah ini kami harap tidak hanya dilakukan dikalangan birokrasi saja tapi bisa dilakukan oleh seluruh masyarakat kota. Mudah-mudahan untuk kedepannya lebih bergeliat lagi termasuk jadwal pemakaiannya bisa dilakukan seminggu sekali,” tandasnya. Indra

Related posts

Leave a Comment