Demi Merubah Nasib, Tukang Bubur Ayam Ini Berharap Dapat Bantuan dari Pemkot

 4,398 total views

Otoh (46), penjual bubur ayam berharap mendapat bantuan permodalan dari Pemkota Tasikmalaya untuk merubah nasib memenuhi kebutuhan keluarga.
Otoh (46), penjual bubur ayam berharap mendapat bantuan permodalan dari Pemkot Tasikmalaya untuk merubah nasib memenuhi kebutuhan keluarga | Foto : Asron

Kota, Wartatasik.com – Tiap hari, Otoh (46) harus bangun lebih awal dikala kebanyakan orang masih tertidur lelap. Ia bangun rata-rata sekitar Pukul 03.00 WIB dini hari untuk menyiapkan olahan bubur ayam dan menjualnya dengan menggunakan roda dorong atau gerobak berkeliling ke perkantoran yang berada di wilayah Cilolohan dan Komplek Balai Wiwitan.

Dalam setiap harinya, sebanyak dua kilo beras diolahnya hingga menjadi bubur untuk menghasilkan sebanyak 35 mangkok atau porsi. Warga Kp. Cilolohan Kec. Tawang Kota Tasikmalaya itu selalu rutin berjualan bubur ayam dari pagi hingga sore hari.

“Jika tak jualan sehari saja tentu berpengaruh terhadap kebutuhan keluarga. Karena terus terang meski laris terjual habis paling mencapai Rp. 200 ribu belum dipotong modal dan yang lainnya. Jadi, laba bersih yang Saya dapat rata-rata Rp. 50 ribu saja,” ungkap suami dari Ny. Ooh tersebut kepada Crew Media Online Wartatasik.com, Kamis (05/11) tadi siang.

Ayah lima orang anak ini mengaku bingung harus memilih menjalankan profesi yang benar-benar bisa menjamin kebutuhan keluarganya. Sebelum berjualan bubur ayam, Ia sedikit mengisahkan bahwa dulu pernah bergelut jadi tukang sandal hingga 12 tahun lamanya. “Tapi, akhirnya sekarang Saya berjualan tukang bubur,” imbuhnya

Kendati demikian, Otoh tetap bersyukur dan berharap nasibnya bisa berubah dengan adanya penambahan pendapatan ditengah meningkatnya kebutuhan pokok di zaman sekarang ini. “Saya berharap adanya perhatian dari pemerintah kota berupa bantuan modal atau bantuan lainnya untuk perubahan nasib Saya bersama keluarga,” pungkasnya. Asron/Indra

Related posts

Leave a Comment