Demo Jokowi, KAMMI Datangi Bale Kota

 1,918 total views

Aksi unjuk rasa Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kota Tasikmalaya di depan Bale Kota, Kamis (2/4).
Aksi unjuk rasa Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kota Tasikmalaya di depan Bale Kota, Kamis (2/4).

Kota, Wartatasik.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kota Tasikmalaya menggelar aksi unjuk rasa di depan Bale Kota Tasikmalaya, Kamis (2/3). Dalam aksinya tersebut mereka menuntut agar Pemerintah Kota Tasikmalaya memperhatikan kondisi masyarakat saat ini dan menyampaikan pesan-pesan mereka kepada Presiden RI Ir. Joko Widodo yang telah mengeluarkan kebijakan-kebijakan tidak Populis.

Saat berorasi di hadapan Asda II Nana Rosadie dan Kabag. Ekonomi Setda Kota Tasikmalaya Ade Hendar serta semua yang hadir di lokasi, Korlap Aksi Irfan Eko Pratama tak henti-henti meneriakan tujuannya dengan nada lantang bahwa gerakan yang dilakukannya itu sebagai bukti sikap kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pihaknya menilai berbagai kebijakan yang diambil pemerintah pusat telah memberikan dampak sistemik yang menyengsarakan rakyat.

“Hal ini didasari dengan adanya kenaikan harga kebutuhan pokok yang dirasakan semakin menyengsarakan rakyat dan kenaikan serta distabilitas harga BBM. Selain itu juga, melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar, kenaikan tarif dasar listrik (TDL) dan LPG, Kenaikan tarif modal transportasi umum, konflik elit politik yang mendorong terhadap lemahnya kinerja pemerintahan dan Interpensi kepentingan politik kelompok tertentu yang mempengaruhi kebijakan pemerintah,” paparnya.

Ia menerangkan, semua poin-poin tersebut dituangkan dalam Petisi Aku Cinta Indonesia yang ditandatangani masyarakat Tasikmalaya dan nantinya akan diserahkan langsung kepada Presiden RI pada aksi besar-besaran di Jakarta yang akan digelar dalam waktu dekat ini. Dijelaskan Irfan, tindakan itu sangat perlu dilakukan karena masyarakat sebagai objek utama yang merasakan langsung dampak dari kebijakan=kebijakan tersebut.

“Hari ini kondisinya semakin terpuruk. Seolah-olah dituntut untuk tetap tegar diatas hiruk pikuk pengaruh kepentingan politik yang cenderung menguntungkan sebagian pihak. Untuk itu, KAMMI mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama mengingatkan pemerintah dibawah pimpinan Jokowi sebagai mandataris rakyat hasil dari pemilihan umum tahun 2014 lalu agar secepatnya sadar dan menjalankan pemerintahan sebagaimana daulat konstitusi Negeri Republik Indonesia,” tegasnya.

Sementara itu, dihadapan pengunjuk rasa, Nana Rosadie menyampaikan terima kasihnya atas aksi kemanusiaan yang digelar puluhan mahasiswa tersebut dan meminta maaf atas ketidakhadirannya Walikota Tasikmalaya H. Budi Budiman dengan alasan sedang mengikuti kegiatan Musrenbang tingkat propinsi di Bandung sehingga tidak dapat menerima mereka yang hendak menemuinya. Namun ia berjanji akan memfasilitasi perwakilan KAMMI untuk menemui walikota pada Hari Senin pekan depan. Asron

 

Related posts

Leave a Comment