Dindin Minta Maaf Soal Pernyataannya di Media

 2,864 total views

Dindin Saefudin / Seda
Dindin Saefudin / Seda

Kota, Wartatasik.com – Sekaligus mengklarifikasi, Kepala Inspektorat atau Inspektur Kota Tasikmalaya Dindin Saefudin meminta maaf kepada publik dan jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemkot Tasikmalaya atas pernyataannya di salah satu media cetak lokal edisi Kamis kemarin terkait netralitas Pegawai Negeri Sipil (PNS) menghadapi Pemilukada 2017. Dalam statementnya dikutip, Dindin melontarkan bahwa PNS yang tak netral tidak akan dipecat dan hanya akan diberikan sanksi sedang berdasarkan aturan PP No. 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS.

Sontak, hal tersebut menimbulkan polemik khususnya dikalangan ASN karena pernyataannya itu dianggap tidak sesuai dengan yang tertuang di dalam dasar aturan tersebut dan dinilai bisa menjerumuskan PNS untuk terlibat politik praktis. Saat dikonfirmasi, Jum’at (11/11) tadi siang, Ia mengaku telah melakukan kesalahan atas pernyataannya itu karena sudah memberikan penjelasan yang tidak lengkap. “Setelah Saya baca kembali memang ada sanksi berat dan poinnya hampir sama dengan sanksi disiplin sedang. Dengan ini Saya lakukan klarifikasi. Kendati demikian, Saya menghimbau kepada seluruh pegawai agar berhati-hati juga untuk bisa menjaga netralitasnya jangan sampai terlibat politik praktis karena bisa mendapat sanksi sesuai aturan yang berlaku,” kata Dindin.

Ia menegaskan, dengan pernyataannya itu pihaknya tidak berniat atau memiliki tujuan apapun apalagi menjerumuskan para PNS di Lingkungan Pemkot Tasik. “Itu mungkin karena terpotong atau kekurang telitian Saya dalam menjelaskannya. Jadi, Saya minta maaf kepada semua pihak. Sekali lagi, Saya hanya menghimbau kepada semua PNS untuk netral tidak ikut-ikutan berpolitik praktis karena ada sanksi berat sampai ke pemberhetian secara tidak hormat,” tandasnya.

Laporan: Seda  

Related posts