Dua Kafilah di Diskualifikasi, Budi Kecewa

109 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini

H. Budi Budiman saat diwawancarai Crew Media Online Wartatasik.com | Foto : Tim
H. Budi Budiman saat diwawancarai Crew Media Online Wartatasik.com | Foto : Tim

Kota, Wartatasik.com – Tak hanya Koordinator Kafilah MTQ Kota Tasikmalaya saja yang merasa kecewa dengan adanya 2 orang kafilahnya yang di diskualifikasi karena faktor usia melebihi dua tahun tapi Walikota H. Budi Budiman pun demikian. Orang nomor sartu di Kota Tasikmalaya itu mengaku sejauh ini belum mengetahui dengan jelas duduk permasalahan yang menyebabkan kafilah bernama Syifa (Cabang Tilawah Remaja) tak ada dalam list saat akan maju ke final. “Kalau ada masalah dari awal ya harus dari awal bukan diakhir, karena setiap peserta ada sidik jari,” tegasnya, Jum’at (22/04) tadi malam.

Sedangkan, jelas Ia, untuk kafilah Kota Tasikmalaya yang didiskualifikasi dari Cabang Cepat Tepat bernama Jajang karena ada perbedaan nama dari administrasi. “Dengan kejadian ini, LPTQ Kota telah melayangkan surat secara resmi ke Pengawas Dewan Hakim LPTQ Provinsi Jawa Barat untuk mempertanyakan tentang kejelasan kafilah yang di diskualifikasi tersebut. Semuanya diserahkan ke pengawas dewan hakim tersebut,” paparnya.

Budi menilai kafilah Kota Tasikmalaya sangat berpeluang besar menjadi juara umum pada MTQ kali ini. ”Medali emas yang disediakan dari semua cabang yang dilombakan jumlahnya 21 emas. Sementara kafilah Kota Tasikmalaya yang masuk final ada 16 peserta. Jadi, kita harapkan Kota Tasik bisa juara umum, berbeda dari MTQ Tingkat Jawa Barat sebelumnya yang baru mampu menduduki peringkat kedua,” pungkasnya. EQI

 

Related posts

Leave a Comment