Dua Kota di Dunia Bernama Neraka

 1,526 total views

Kota Hell di Michigan (Reuters) | Foto diambil dari detik.com
Kota Hell di Michigan (Reuters) | Foto diambil dari detik.com

Internasional, Wartatasik.com – Liburan ke AS dan Norwegia, turis bisa mampir ke ‘neraka’. Memang bukan neraka sungguhan, melainkan Kota Hell yang secara harfiah berarti neraka. Kota bernama Hell alias Neraka ini sungguhan ada di negara bagian Michigan, AS dan di Nord-Trondelag, Norwegia. Seperti apa kota dengan nama tak biasa itu akan dibahas satu persatu.

Dimulai dari Hell di Michigan. Dari informasi yang dikumpulkan dari berbagai sumber, Kamis (4/8/2016), Hell adalah kota kecil di sebelah tenggara Michigan. Kota ini didirikan oleh George Reeves sekitar 1841. Terdapat sejumlah teori tentang asal usul penggunaan nama Hell yang mengerikan itu. Salah satunya adalah nama itu datang dari opini sang pendiri kota.

Suatu ketika, Reeves pernah ditanya kota yang ia bangun mau diberi nama apa. Reeves kemudian berujar, “I don’t know, you can name it Hell for all I care.”. Selain itu, teori lain yang cukup terkenal di mana nama itu datang dari sepasang orang Jerman sekitar tahun 1830. Mereka menyebut kota ini dengan kalimat ‘so schon hell’, yang artinya indah dan cerah.

Ada pula yang bilang kalau nama Hell berasal dari kondisi kota yang dulunya berawa-rawa dan banyak nyamuk. Kini memang Kota Hell sudah lebih baik, namun saat musim dingin cuacanya bisa tidak bersahabat. Suhunya dapat mencapai -15 derajat Celcius. Tak banyak yang bisa dilihat di Hell. Tapi kalau sudah berkunjung ke sana, turis bisa mampir ke sejumlah toko yang menjual suvenir bertuliskan nama kota yang unik ini.

Yang seru, di sini turis dapat mencoba paket wisata jadi walikota dalam sehari. Dengan membayar USD 100 (Rp 1,3 juta), traveler akan diberikan gelar ‘Mayor of Hell’ beserta tanda pengenal, tanduk setan dan sertifikat resmi. Bergeser ke daratan Eropa, ada Kota Hell juga di Norwegia. Kota kecil ini ada di kawasan Stordal, Nord-Trondelag. Jika dari Oslo, bisa dicapai naik kereta sekitar 8 jam.

Nama Hell diambil dari bahasa Norwegia kuno ‘Hellir’. Kata itu bisa diartikan sebagai gua tersembunyi di tebing. Penyebutan ‘Hellir’ juga mirip dengan kata dalam bahasa Norwegia modern yang berarti keberuntungan. Dengan nama yang berbeda dari kebanyakan kota lain, kota tersebut menarik banyak turis untuk berlibur ke sana. Tulisan ‘Hell, Gods-Expedition’ di stasiun kereta pun jadi spot foto favorit para turis. Di Stasiun Hell juga biasanya diadakan festival musik blues setahun sekali. Namun kalau mau datang ke kota ini sebaiknya jangan di waktu musim dingin. Suhunya bisa mencapai -25 derajat Celcius. Sumber: detik.com

Related posts