Farid Sebut Kasus H. Aas Dugaan Tindak Pidana

 814 total views

M. Farid / Indra

Kota, Wartatasik.com – Terkait dugaan kasus tindak pidana pelanggaran UU ITE yang menimpa Ketua GAZA Kota Tasikmalaya, H. Aas Hasbuna yang dikabarkan mendapat dukungan dari para ulama dan juga tokoh masyarakat di Kota Tasikmalaya. Sekjen Banteng Muda Indonesia (BMI) Kota Tasikmalaya, M.Farid melakukan klarifikasi serta meluruskan persoalan tersebut.

“Saya sekedar meluruskan, takutnya pemberitaan yang kemarin tentang dukungan para ulama terhadap H. Aas disalah artikan oleh khalayak ramai. Ini murni dugaan tindak pidana atas sikapnya di Sosial Media (sosmed), bukan tentang agama,” ungkap Ia, Senin sore (16/10/2017). Mengenai sikap pelapor yang memperkarakan tindakan tersebut, Farid menegaskan akan tetap dilanjutkan untuk diproses di pengadilan.

[sc name=”iklanadsense2″]

“Sikap kami tetap akan melanjutkan biar diproses di pengadilan. Ini sebagai contoh bagi yang lain, agar lebih hati-hati dan bijak dalam menggunakan sosmed. Langkah kami juga dilakukan untuk menghindari konflik horizontal di masyarakat. Karena seperti kita ketahui, bahwa kami punya massa begitu juga H. Aas. Jadi untuk menghindari hal tersebut, kami bawa kasus ini ke pengadilan,” tambah Ia.

Pihaknya akan menerima juga menghormati apapun yang menjadi keputusan pengadilan nanti. “Bagi kami, siapapun boleh memberikan dukungan secara moral, tapi jangan dulu berbicara benar atau salah karena ada hukum yang memprosesnya. Dan secara pribadi, hubungan Saya dengan H. Aas itu sangat baik, tidak amsalaha apa-apa. Kami sering berkomunikasi. Jadi, sekali lagi kami luruskan bahwa ini dugaan tindak pidana, bukan persoalan agama. Kami harap semua menyadari hal itu dan tentu prosesnya bisa berjalan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku,” tandas Farid. Sopyan

Related posts