Gepeng Berkeliaran, Peran Dinsosnakertrans Kota Tasik, Lemah?

 3,177 total views

Gepeng di Jl. RA. Wiranatuningrat Kota Tasikmalaya | Foto: Hendri
Gepeng di Jl. RA. Wiranatuningrat Kota Tasikmalaya | Foto: Hendri

img_9369Kota, Wartatasik.com – Fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara. Klausul tersebut tercantum dalam UUD 1945 Pasal 34 ayat 1. Berkaitan dengan hal itu, banyak kalangan menilai bahwa sungguh besar perhatian para penggagas Undang-undang dasar negara itu yang telah menggambarkan keberadaan fakir miskin dan anak terlantar atas keterbelakangan ekonomi dan sosialnya sehingga perlu diberikan perhatian khusus untuk menanganinya.

Mereka bilang, situasi ekonomi saat ini telah banyak menyeret masyarakat ke dalam kondisi yang tidak menguntungkan sehingga mengambil keputusan untuk tetap bertahan hidup dengan berprofesi sebagai pengamen, pengemis, pemulung dan lain sebagainya yang dikategorikan sebagai fakir miskin ataupun gelandangan oleh masyarakat.

Menilik kondisi di Kota Tasikmalaya saat ini banyak ditemui profesi-profesi seperti itu. Banyaknya para pengamen ataupun pengemis yang beraktifitas di persimpang lampu pengatur lalu lintas dan tak sedikit dari mereka (Gepeng) yang masih berusia anak anak. Hal itu menimbulkan pertanyaan dari sejumlah warga apakah pihak Pemerintah tidak memiliki program yang membidangi masalah tersebut ataukah dengan sengaja melakukan pembiaran terhadap kondisi seperti itu, Dimanakan perannya?.

Khususnya di Kota Santri ini, beberapa kali Crew Wartatasik mengikuti kegiatan Razia terhadap keberadaan gepeng dan pengamen jalanan yang dilakukan oleh Satpol PP akan tetapi selalu tidak ada tindak lanjut yang bersifat khusus dari kegiatan tersebut misalnya untuk diberikan pelatihan keterampilan agar mereka tidak kembali ke jalanan yang dapat membahayakan bagi keselamatan jiwanya juga mengganggu ketertiban umum terutama lalu lintas.

Saat permasalahan ini akan dikonfirmasikan kepada Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Tasikmalaya, Kamis (15/9), secara kebetulan pejabat yang berkaitan sedang tidak berada di tempat. Menurut salah seorang pegawainya (Security), kepala dinas maupun kepala bidang sosial berikut kepala seksi sedang mengikuti rapat di Kantor Bappeda.

Laporan: Hendri

Related posts