Gerakan Minum Susu dalam rangka Hari Pangan Sedunia

 2,085 total views

Foto: Dok Humas
Foto: Dok Humas

Kabupaten, Wartatasik.com – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menyambut Gerakan Hari Pangan Sedunia ke-36 dengan mengadakan gerakan minum susu yang diikuti oleh sisiwa SD, SLTP dan SLTA yang berlangsung di Aula Wiradadaha BAPPEDA Kabupaten Tasikmalaya, Rabu 19 Oktober 2016.  Acara dihadiri Wakil Bupati Tasikmalaya, H. Ade Sugianto, S.IP,  bersama para Kepala SKPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, para perwakilan guru dari beberapa sekolah di Kabupaten Taikmalaya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati menyampaikan bahwa dengan minum susu badan akan menjadi sehat, otak cerdas dan pintar. “Biasakanlah minum susu, saya  sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada semua anak-anak pelajar dan kepada para guru yang tadi telah minum susu bersama-sama. Mulai dari sekarang, mari  kita sosialisasikan gerakan minum susu di tengah-tengah masyarakat,” ajaknya.

Ia menjelaskan, berdasarkan data statistik, saat ini  jumlah kebutuhan konsumsi susu di Kabupaten Tasikmalaya diketahui masih rendah, tercatat dari jumlah 1.700.000  penduduk, anak-anak dan bayi di Kabupaten Tasikmalaya mengkonsumsi susu baru sekitar  4.750.000 liter, atau masih dibawah 5 % dari kebutuhan optimal masyarakat Kabupaten Tasikmalaya.  “Masyarakat yang sadar akan pentingnya minum susu  baru 1,5 %, oleh karena itu upaya kita ke depan agar terus menyosialisasikan gerakan minum susu ini  harus terus dilakukan,” ujarnya.

Ade juga mengingatkan agar masyarakat selalu bersyukur dengan ketersediaan susu yang cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, karena dahulu memperoleh susu adalah sesuatu yang sangat susah dan harganya mahal, selain itu ada faktor lain yang membuat orang enggan minum susu antara lain,   minum susu bukan kebiasaan turun menurun, kebiasaaan orangtua yang lebih senang minum the atau kopi,  dan stigma masyarakat yang masih beranggapan bahwa  susu adalah barang mewah dan  mahal mereka cenderung mementingkan pola konsumsi pangan yang penting kenyangdaripada memperhatikan nilau gizinya.

Laporan: EQi

Related posts