Gubuk Reyot Ancam Keselamatan Warga, BATAS: Mana Perhatian Pemkab?

 4,693 total views

Kondisi rumah Ibu Malia yang memprihatinkan / Dok
Kondisi rumah Ibu Malia yang memprihatinkan / Dok

Kabupaten, Wartatasik.com – Bocor, reyot dan dinding pada bolong merupakan gambaran sebagian kecil rumah atau tempat tinggal milik seorang Ibu tua bernama Malia (61) di Kampung Pandanaan Desa. Cilolohan Kecamatan Tanjungjaya Kabupaten Tasikmalaya. Ia tinggal bersama seorang anak perempuannya dan dua cucu yang masih balita. Rasa khawatir selalu menghantuinya karena melihat kondisi fisik gubuk miliknya itu bisa roboh dan menimpa diri serta keluarganya setiap waktu, terlebih di musih hujan seperti sekarang ini.

Saat ditemui Baraya Tasik (BATAS), Minggu (27/11), Ibu Malia mengungkapkan rasa keprihatinan hidupnya. Dengan hanya mengandalkan upah dari nyorder mukena tak mungkin bisa memperbaiki kondisi rumah yang rusak sejak dua tahun lalu itu. Dirinya menerangkan, ketika mendiang suaminya masih hidup pernah kedatangan pihak desa setempat untuk melihat kondisi rumah dan akan mengajukannya untuk direhabilitasi. Namun, sampai saat ini masih belum berubah malah kerusakannya semakin parah.

Melihat kondisi demikian, Ketua BATAS Dede Bogalakon Tasik merasa prihatin sekaligus sangat menyayangkan atas kurangnya perhatian dari pemerintah terhadap nasib warganya tersebut. “Ini bukan saja masalah rumah tapi menyangkut keselamatan warga. Bukankah Undang-undang Dasar 1945 mengamanatkan bahwa fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh Negara dan bukankah pemerintahan Kabupaten Tasik sedang giatnya mensosialisasikan program GERBANG DESA. Mana realisasi dan perhatian Pemkab?,” ujar Ia.

img-20161128-wa0002

Laporan: Asron

Related posts