H. Iwan : Jangan Merasa Diri Paling Benar

 3,090 total views

H. Iwan Saputra / EQi

Kabupaten, Wartatasik.com – Dalam perjalanan sejarah Bangsa Indonesia yang dinamis bisa terlihat dinamika masyarakat sekarang ini sangat merisaukan. Seperti adanya pertentangan yang meruncing dan saat ini semuanya harus mengedepankan saling menghormati, menghargai sikap toleransi untuk tidak melukai perasaan orang lain. Demikian diungkapkan Ketua GM FKPPI Tasikmalaya H. Iwan Saputra, dalam menanggapi isu adanya rongrongan terhadap keutuhan NKRI, di Pendopo Lama, Jumat (26/05).

Ia mengatakan, NKRI sebuah konsensus dari para pendiri bangsa dan para pendahulu bahwa salah satu pilar dalam bernegara adalah Pancasila. NKRI sudah dianggap konsensus bersama yang tidak bisa diganggu gugat. “Adapun sekarang merupakan suatu dinamika yang harus diwaspadai. Jangan sampai mengancam keutuhan berbangsa dan bernegara. Sejak lama, melalui proses yang panjang bahwa Indonesia sudah teruji sisi toeransinya dalam kerukunan antar ummat beragama.  Jika sekarang muncul yang tidak sesuai maka kita harus menyikapinya dengan tidak berlebihan,” ujarnya.

Masing-masing, lanjut Iwan, harus bisa mengendalikan diri. Tidak mengedepankan emosi karena perbedaan merupakan hal yang wajar. “Bangsa Indonesia berbagai suku, ras, latar belakang dan berbeda agama. Jangan memaksakan harus homogen. Perbedaan agama serta suku ini sebuah kenyataan yang harus kita terima. Jangan memaksakan kehendak kepada pihak lain juga tidak merasa yang paling benar, sehingga bisa menyinggung perasaan pihak lain yang sama-sama mempunyai keyakinan paling benar yang ujung-ujungnya tidak bisa dipersatukan,” tandasnya.

Laporan: EQi

Related posts