Hadiri Seminar, Bupati Ajak Masyarakat Suksekan Toss TB

 2,165 total views

Seminar Hari TB Sedunia / Hms Setda Kab. Tasik
Seminar Hari TB Sedunia / Hms Setda Kab. Tasik

Kabupaten, Wartatasik.com – Bupati Tasikmalaya H. Uu Ruzhanul Ulum, menghadiri acara Seminar Sehari dalam Rangka Hari TB Sedunia di Pendopo Baru, Selasa (4/4). Hadir pada kegiatan tersebut Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Usman Kusmana, M. Si, PLT Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya, Ahmad Muksin, SH, MM, Kepala SKPD Kab. Tasikmalaya, Para Staf Ahli Bupati, Para Kepala Bagian Setda Kab. Tasikmalaya, Kepala BPJS Tasikmalaya, Nara Sumber Dokter Ahli RSU DR Soekarjo Kota Tasikmalaya, Kepala UPT Beserta Tim, Kader TB Care dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya , Bupati mengatakan, tema hari TB sedunia tahun 2017 di tingkat Nasional adalah Gerakan Masyarakat Menuju Indonesia Bebas Tuberculosis Melalui Toss TB (Temukan Tuberculosis, Obati Sampai Sembuh). Bupati berharap, peringatan TB sedunia benar-benar akan mendorong dan meningkatkan peran serta dan dukungan seluruh lapisan  masyarakat, termasuk keluarga dan segenap jajaran lintas sector serta semua pemangku kepentingan mendukung  program penanggulangan TB dan nenempatkan TB sebagai masalah yang harus diselsaikan bersama.

Lebih lanjut Uu mengungkapkan, mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya adalah tujuan pembangunan kesehatan yang dapat dicapai jika pemerintah bekerja dengan masyarakat yang menyikapi berbagai tantangan yang kita hadapi. Tantangan dalam pencegahan dan pengendalian Tuberculosis adalah nenemukan dan mengobati semua penderita TB di Indonesia sehingga dapat kembali sehat, hidup berkualitas dan produktif. Gerakan masyarakat hidup sehat atau Germas dan pendekatan keluarga akan mensukseskan penemuan dan pengobatan  pasien TB.

’’Saya menyambut baik upaya terobosan yang dilakukan pada peringatan hari TB sedunia tahun ini untuk mewujudkan ketuk 100.000 pintu diseluruh Indonesia untuk mempercepat peningkatan jumlah penemuan dan peningkatan TB ketuk 100.000 pintu ini bukan hanya untuk pengendalian TB saja melainkan juga untuk memperkuat pendekatan keluarga,” terangnya.

Ia mengajak, seluruh lapisan masyarakat  termasuk kalangan swasta dan dunia usaha untuk mensukseskan gerakan Toss TB, fasilitas pelayanan kesehatan swasta melakukan penemuan dan pengobatan  TB sesuai standar dan penyampaian notifikasi kepada dinas kesehatan setempat. Peran pelayanan kesehatan swasta sangat penting dalam meningkatkan jangkauan atau akses masyarakat pada pelayanan pengobatan TB.

Kegiatan ketuk 100.000 pintu, imbuh Bupati, merupakan implementasi gerakan Toss ini menjadi langkah awal  untuk menemukan  kasus TB di masyarakat, kegiatan ketuk pintu ini dilaksanakan dengan intensif, berkesinambungan dan penuh semangat diseluruh Indonesia untuk mendeteksi TB dan masalah kesehatan lain dilanjutkan dengan pengobatan TB dan tindakan lain yang diperlukan.

Laporan: EQi

Related posts