Ilustrasi / doknet

Kota, Wartatasik.com – Demi menjaga ketertiban umum dari keberadaan pengamen, gelandangan dan anak jalanan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bekerjasama dengan Porles Tasikmalaya Kota menggelar Razia Gepeng dan Anjal selama tiga hari hingga ke semua pelosok Kota Tasikmalaya. Kepala Seksi Ketertiban Umum Dinas Pol PP dan Damkar Hendih Junaedi menerangkan dari hasil razia tersebut kedapatan yang mengkonsumsi obat-obatan tidak wajar.

“Kita dibagi menjadi dua tim. Masing-masing tim terdiri dari 13 personil. Mereka disebar ke seluruh wilayah Kota Tasikmalaya. Hasilnya terjaring puluhan gepeng dan anak jalanan. Bahkan ada yang sudah memakai obat-obatan yang tidak layak,” katanya. Dijelaskan Hendih, bahwa sejumlah gepeng dan anjal yang terjaring banyak yang berasal dari luar daerah.

“Mereka juga adalah para pemain lama. Ada yang asli dari daerah Tasik dan juga dari luar daerah. Tapi, kebanyakan berdomisili Tasik. Mereka yang dari luar daerah kami suruh pulang ke daerahnya. Sedangkan, yang asli daerah sini dibina dan diserahkan kepada Dinas Sosial,” ujarnya.

Hendih menyebutkan, daerah paling rawan para penyadang sosial tersebut yakni di kawasan Bank Buana atau Simpang Pasar Lama-Yudanegara. “Di kawasan itu, mereka kerap berkumpul dan sering ditemukan hasil konsumsi obat-obatan juga tuak. Selain itu, ada laporan sering melakukan pemerasan,” ungkapnya. Dengan razia tersebut, pihaknya berharap bisa menciptakan ketertiban umum bagi masyarakat Kota Tasikmalaya. Sopyan

Facebook Comments
BAGIKAN