Insentif Guru RA, H. M Yusuf: ‘Segitu’ Per Bulan Cukup Buat Apa?

 1,713 total views

Wakil Wali Kota Tasikmalaya H. M Yusuf (tengah) saat menghadiri HUT IGRA ke-15 / Sopyan

Kota, Wartatasik.com – Meskipun upah guru Raudhatul Athfal jauh dari kata cukup, tapi tidak menyurutkan minat para ibu-ibu untuk mengambil profesi tersebut. Seperti yang dikatakan Ketua PD Ikatan Guru RA Kota Tasikmalaya, Heni Nuroniah. Kamis (16/11/2017), bahwa setiap tahunnya peningkatan jumlah guru RA mencapai 10 hingga 20 persenan.  Semula atau beberapa tahun ke belakang jumlahnya hanya 830 guru dan kini sudah mencapai 900 orang.

“Ini artinya masih banyak yang peduli terhadap pendidikan usia dini di Kota Tasikmalaya. Oleh sebab itu, harus ada perhatian lebih terhadap guru-guru ini,” katanya. Untuk meningkatkan kualitas para guru, pihaknya merancang sebuah program pelatihan yang dilaksanakan selama delapan kali pertemuan dan digelar pada hari Sabtu dalam setiap bulannya.

“Kalau bicara pengajuan, tentu honor dan insentif dari pemerintah tidak cukup. Meski begitu, kami tetap bersyukur dengan adanya bantuan dari pemerintah,” ucapnya. Sementara itu, Wakil Wali Kota Tasikmalaya, H. M Yusuf mengaku kaget dengan banyaknya jumlah guru RA, sehingga merasa perlu untuk difasilitasi. “Belum lagi jika mengingat mereka harus mengajar sekitar 6.000 siswa. Pendidikan kita ke depan harus lebih berkualitas, terutama berkaitan dengan mental dan spiritual anak,” ujarnya.

Yusuf menyatakan, peran guru RA sangat berarti untuk menjaga ukhuwah islamiyah. Sebab, menurutnya, melalui guru-guru tersebut Tasikmalaya bisa menciptakan kualitas anak yang shaleh dan pintar. “Kita coba cek lagi bagaimana sistem bantuan pemerintah kepada mereka. Saya rasa insentif segitu atau sekitar Rp 250.000 per bulan cukup buat apa?,” tandasnya. Sopyan

Related posts