Izin BP Dibilang Tak Masalah, Sipatutat Tantang Yono Untuk Pembuktian..?

 2,210 total views

Aksi pemasangan spanduk LSM Sipatutat depan Bale kota Tasikmalaya, Kamis (13/08).
Aksi pemasangan spanduk LSM Sipatutat depan Bale Kota Tasikmalaya, Kamis (13/08).

Kota, Wartatasik.com – Menanggapi sikap dan pernyataan dingin dari seorang Kepala Dinas Ciptakarya, Tata Ruang dan Kebersihan Kota Tasikmalaya Yono S Karso kepada Media Online Wartatasik.com pagi tadi yang menyatakan bahwa perizinan Komplek Bumi Parahyangan tidak bermasalah alias sudah sesuai dengan prosedur, Ketua Harian LSM Solidaritas Pemuda Tunas Tasikmalaya (Sipatutat) Irwan Supriadi menuntut agar membuktikannya secara real berdasarkan perundang-undangan yang belaku.

Hal itu ditegaskannya saat melakukan aksi pemasangan spanduk protes serta mendesak pembongkaran perumahan tersebut di tiga titik yakni di Dinas Ciptakarya, Kantor Satpol PP, dan Bale Kota, Kamis (13/08). “Cek ke lokasi dan sesuaikan dengan aturan Undang-undang yang berlaku. Seharusnya tim teknis pemkot turun langsung ke lapangan untuk membuktikan dugaan tersebut dengan mengundang media,” tambahnya. Ia mengatakan, disamping proses perizinannya menyalahi aturan, pembangunan Perumahan Bumi Parahyangan juga berdampak terhadap lingkungan sekitar karena telah merusak fungsi tata guna lahan.

“Kasus tersebut juga dapat dikenai sanksi dalam Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan serta Pengelolaan Lingkungan hidup dan Undang-undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang serta Perda No. 4 Tahun 2012 tentang RTRW Kota Tasik. Sekali lagi, bahwa kami akan menunggu respon yang tegas dari Pemkot untuk membongkar perumahan tersebut. Jika dalam kurun waktu 7 x 24 jam aksi kami tidak digubris maka akan melakukan stasioner mendirikan tenda di Bale Kota atau Dinas Ciptakarya dengan jumlah lebih besar sebagai pembuktian bahwa kami tidak tinggal diam,” pungkasnya. Asron

 

Related posts

Leave a Comment