Kab. Tasik Targetkan Bebas Filariasis Tahun Depan

 911 total views

Dok. Kominfo Kab. Tasik

Kabupaten, Wartatasik.com – Salah satu keberhasilan pembangunan bidang kesehatan di Kabupaten Tasikmalaya adalah tereleminasinya status Kabupaten Tasikmalaya dari endemis filariasis atau penyakit kaki gajah pada tahun 2018. Harapan tersebut diungkapkan oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya Drs. H. Yusep Yustisiawandana,MM., saat membuka kegiatan pertemuan koordinasi tingkat Kabupaten Pemberian Obat Masal Pencegahan [POPM] Filariasis ke-5 yang berlangsung di Hotel Harmoni Tasikmalaya, Kamis (14/09/2017).

H. Yusep menjelaskan, POPM filariasis di Kab. Tasik tahun 2017 memasuki tahun ke-5 atau tahun terakhir POPM secara berkala. Keberhasilan program POPM filariasis ditentukan hasilnya pada tahun ini. Apabila hasil evaluasi Kementerian kesehatan menilai program telah berhasil, maka Kab. Tasik akan dinyatakan sebagai daerah yang sukses meminimalisasi penyakit kaki gajah atau status tereliminasi dari filariasis. “Jika dinyatakan gagal, maka program POPM filariasis akan diulang selama 2 tahun kedepan. Tentunya jika terjadi pengulangan program akan membutuhkan biaya yang tak sedikit pula,” imbuhnya.

[sc name=”iklanadsense2″]

Untuk memastikan keberhasilan program POPM filariasis, Pihaknya mengimbau seluruh steakholder yang terlibat dalam penanganan filariasis agar secara serius bekerja dengan memberikan pemahaman yang maksimal kepada masyarakat. “Masyarakat harus disadarkan, bahwa Pemerintah telah memberikan pengobatan dengan biaya gratis untuk mencegah terjadinya bahaya yang diakibatkan oleh penyakit kaki gajah. Jika sudah terjangkit penyakit ini maka sudah dipastikan biaya yang akan dikeluarkan untuk berobat akan sangat besar, karena penyakit tersebut sifatnya permanen, tidak akan sembuh dengan tindakan operasi sekalipun,” tandas Ia.

Kegiatan pertemuan koordinasi POPM Filariasis ke-5 Kabupaten Tasikmalaya diikuti oleh berbagai unsur lintas sektoral di Kabupaten Tasikmalaya, dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan koordinasi lintas sektor dalam pelaksanaan pemberian obat filariasis putaran ke-5 di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. EQi/Kominfo Kab Tasikmalaya

Related posts