Kadinkes Kota Tasik Buka Resmi Kompetisi NMDNNSC 2017

 5,324 total views

Pembukaan Kompetisi Nursing, Midwifery Dental Nursing, Nutrition Students Competition (NMDNNSC) 2017 / Seda

Kota, Wartatasik.com – Kompetisi Nursing, Midwifery Dental Nursing, Nutrition Students Competition (NMDNNSC) 2017 yang di selenggarakan BEM Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya diikuti puluhan delegasi Poltekkes Kemenkes dari Berbagai Provinsi di Indonesia. Kegiatan yang dibuka Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya dr. Cecep Zainal Kholis, Jum’at malam (05/05) malam di Hotel Santika itu dihadiri Direktur Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Hj. Betty Suprapti, Skp.,M.Kes, para pendamping Delegasi dari perwakilan Poltekkes Kemenkes, serta para Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Se-Indonesia.

Saat membuka acara, dr. Cecep menyampaikan, permasalahan dunia kesehatan semakin hari semakin kompleks, penyakit yang dulunya hanya diderita orang-orang kaya seperti jantung, stroke, hipertensi, gagal ginjal dan stres kini telah merambah ke golongan orang-orang miskin. ”Ini menjadi tantangan bagi para tenaga kesehatan untuk terus mengembangkan diri dan ilmunya guna membantu masyarakat dalam memberikan jasa pelayanan kesehatan secara berkesinambungan,” ungkapnya.

Permasalahan kesehatan sekarang ini, lanjut Ia, menjadi perbincangan di semua kalangan karena menyangkut keselamatan jiwa. ”Dengan Kompetisi NMDNNSC ini bisa menjadi motivasi para mahasiswa kesehatan untuk menjadi SDM kesehatan yang unggul sehingga mampu bersaing dengan tenaga-tenaga kesehatan dari negara lain, karena sekarang sudah masuk masyarakat ekonomi Asean maka tenaga kesehatan dituntut meningkatkan kemampuannya,” jelas tegas H. Cecep.

”Insan kesehatan saat ini, tidak hanya cukup dengan ilmu pengetahuan, karena permasalahan kesehatan terus berkembang dan dinamis, maka tenaga kesehatan juga harus memiliki kemampuan anality terhadap permasalahan kesehatan,” tuturnya. Penanganan penyakit sekarang, menurutnya, harus ditingkatkan dari biasa menjadi luar biasa. Ada lima program prioritas yang sedang dilaksanakan saat ini diantaranya penurunan AKI dan AKB, penanganan penyakit tidak menular (PTM), penanganan Aids, TBC dan Malaria ( ATM ). “Ini menjadi prioritas guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” jelasnya.

Sementara, Direktur Poltekkes Hj. Betty menerangkan, kompetisi NMDNNSC Tingkat Nasional yang diselenggarakan setiap tahun tersebut diikuti 38 Poltekkes Se-Indonesia dan hal itu menurutnya menjadi ajang adu kreatifitas bagi mahasiwa kesehatan dalam mengasah kemampuannya. ”Ini even yang sangat tepat untuk belajar leadership yang handal. Untuk menghasilkan tenaga kesehatan yang unggul dan profesional. Untuk berkiprah membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ungkapnya.

Pihaknya mengharapkan, kompetisi dapat menghasilkan calon-calon tenaga kesehatan yang unggul dan kompeten, berkualitas, memiliki kemampuan analisis terhadap perubahan masalah kesehatan yang terjadi serta mampu menjalankan tugas keilmuannya dengan penuh tanggungjawab untuk meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Laporan: Seda

Related posts