Kojengkang Ditutup Permanen, Pedagang akan Direlokasi ke Dekat Taman Dadaha

 550 total views,  2 views today

H. Nana Rosadi. | Foto : Asron
H. Nana Rosadi. | Foto : Asron

Kota, Wartatasik.com – Sejak Hari Minggu kemarin, Pasar Kojengkang di Kawasan dadaha Kota Tasikmalaya ditutup permanen. Hal itu ditegaskan Asda II sekaligus Ketua Tim Koordinasi Penataan Pedagang Kaki Lima H. Nana Rosadi kepada Crew Media Online Wartatasik.com, Senin (23/11) tadi siang.

Dengan demikian, katanya, untuk kedepan para pedagang yang suka mangkal setiap Minggu pagi dilarang untuk berjualan lagi di area tersebut. “Kita akan relokasi ke tempat atau lahan yang tidak jauh dari kompleks tersebut,” tuturnya.

Nana menyebutkan, penutupan sebagai bentuk upaya pemerintah dalam mengembalikan fungsi fasilitas di Kawasan Dadaha yakni sebagai sarana olahraga. Disamping itu, lanjut Ia, seiring dengan akan adanya pelaksanaan MTQ tingkat Propinsi Jawa Barat di tahun depan.

“Lebih tepatnya, upaya relokasi akan kita lakukan ke lokasi Taman Dadaha. Namun, dengan keterbatasan lahan yang hanya 5000 meter persegi maka kita akan berusaha mengeliminir jumlah pedagang yang bisa menempatinya,” terang Nana.

Sejauh ini, jelasnya, lokasi untuk relokasi sementara ini baru tahap pemerataan. Pemetaan akan dilakukannya dengan pemasangan memasang tenda sebelum dibangun khusus fasilitas untuk para pedagang tersebut.

Terkait relokasi dan pemetaan, sambung Ia, pihak Pemkot telah mengadakan sosialisasi bersama para pedagang yang akan direlokasi. Menurutnya, ada skala prioritas dalam pemetaan di tempat baru nanti yaitu dengan memprioritaskan para pedagang asli warga Kota Tasikmalaya.

“Karena berdasarkan hasil pendataan selama ini ternyata banyak pedagang yang berasal dari luar daerah bahkan dari Cilacap. Untuk itu, kami berharap bagi para pedagang asal luar daerah bisa mengerti dan memahami kondisi khususnya mengenai keterbatasan lahan yang dimiliki pemerintah,” ucapnya.

Ia mengaku pada dasarnya pemerintah tidak membatasi gerak para PKL selama ketersediaan lahan masih ada.”Kedepannya, jika masih ada pedagang yang membandel berjualan di kompleks Olahraga Dadaha maka Pemkot akan menertibkannya,” pungkas Nana. Asron/Indra

Related posts

Leave a Comment