Kondisi Jalan Siliwangi Dikeluhkan Warga

 1,972 total views

Kondisi Jalan Siliwangi Kota Tasikmalaya nampak kotor dan banyak debu akibat dari sisa angkutan bahan material pengurugan salah satu komplek perumahan baru / Seda
Kondisi Jalan Siliwangi Kota Tasikmalaya nampak kotor dan banyak debu akibat dari sisa angkutan bahan material pengurugan salah satu komplek perumahan baru / Seda

Kota, Wartatasik.com – Hilir mudik kendaraan pengangkut bahan material yang melintasi Jalan Siliwangi untuk pengurugan salah satu komplek perumahaan baru, menuai keluhan dari masyarakat, khususnya dari para pengguna jalan. Seperti halnya dikatakan Salah seorang warga yang suka melintas di jalan tersebut Yuyun (36), Senin (06/03), bahwa sejak adanya kegiatan pengurugan lokasi perum, ruas Jalan Siliwangi menjadi kotor dan berdebu.

”Melintasi jalan ini, kotor dan berdebu. Banyak tanah yang lengket di atas aspal. Jika terkena angin, debu bertebaran kepermukaan dan terhirup sehingga bisa mengganggu pernapasan,” ujarnya. Ia menambahkan, jika kegiatan untuk pribadi mestinya memperhatikan juga hak-hak orang lain. ”Pengurugan untuk pembangunan perum itu mengotori sarana jalan dan juga mengganggu orang lain. Ini perlu ada teguran atau sanksi dari dinas terkait, agar pengusaha perumahaan memperhatikan aturan,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya H. Ahmad Suparman mengaku beru mendengar adanya keluhan dari pengguna jalan tersebut’ “Nanti kita akan ke lokasi untuk mengecek untuk melihat seperti apa kondisi jalan terkait bekas angkutan material untuk mengurug sebuah pembangunan Perumahaan itu,” kata Ahmad.

Diterangkannya, setiap pengusaha wajib mentaati aturan aktifitasnya agar tidak mengganggu kepentingan umum. ”Kalau bekas angkutan material itu, menyebabkan terganggunya pengguna jalan kita tidak akan segan-segan untuk menindaknya demi kenyamanan dan kepentingan bersama,” tutur Ia.

Dalam hal ini, lanjut Ahmad, sebagai penegakan aturan pihaknya tidak akan pandang bulu. Siapapun wajib mematuhinya. ”Kami akan memberikan sanksi jika memang proses pengangkutan material untuk pengurugan melanggar aturan,” tandasnya.

Laporan: Seda

Related posts