Di Kota Tasik, Tax Amnesty Pajak Periode Akhir Ditarget 10 M

 3,949 total views

Ilustrasi /Net
Ilustrasi /Net

Kota, Wartatasik.com – Program Tax Amnesty untuk periode akhir atau tahap ke III ditargetkan Rp 10 milyar. Sasarannya kelompok-kelompok UMKM, para pedagang kecil, pengusaha bordir, batik, pekerja profesi seperti dokter, pengacara, notaris dan lain-lain. Demikian dikatakan Kepala Kantor KPP Pratama Tasikmalaya Erry S. Dipawinangun saat di temui di kantornya, Selasa (24/01). Ia mengatakan, sejak diberlakukannya program Tax Amnesty dipastikan penerimaan pajak mengalami peningkatan.

”Program TA yang diluncurkan oleh pemerintah pusat yang diberlakukan sejak pertengahan tahun 2016 lalu, di Kota Tasik untuk periode I (Juli-September 2016) terkumpul dana sebesar Rp. 80 milyar lebih, periode II (Oktober-November 2016) Rp. 14 milyar lebih, dan untuk periode ke III tahap akhir (Januari-Maret 2017) pencapaian dana kita targetkan Rp. 10 milyar,” ungkap Erry.

Ditambahkannya, dengan akan berakhirnya tahap ke III pada Maret 2017 mendatang masyarakat harus segera memanfaatkan kesempatan pengampunan pajak tersebut. ”Kita menghimbau kepada masyarakat agar memanfaatkan program TA ini, sebelum berakhir. Program ini jangan disia-siakan,” tegasnya.

Tak lupa, Erry juga mengingatkan bagi para Wajib Pajak seperti di sektor pariwisata  dan penunjangnya, kuliner, hotel-hotel, Event Organizer (EO) dan tempat hiburan yang belum mengikuti agar segera daftar. ”Setelah selesai periode ini, kita akan terapkan kembali undang-undang pph dan ppn yang tarifnya lebih besar dan dikenakan pajak progresif 5-15 persen,” terangnya.

Ia menjelaskan, potensi pajak di wilayah Kota/Kab.Tasikmalaya cukup tinggi dan hal itu perlu digali agar pemasukan pajak negara lebih maksimal. ”Kita sangat mengapresiasi tingkat kesadaran wajib pajak di wilayah kerjanya karena terus meningkat, namun perlu untuk ditingkatkan lagi karena pertumbuhan ekonomi di wilayah Tasikmalaya cukup bagus,” katanya.

Dirinya menerangkan, penerimaan pajak tahun 2016 lalu di kantor KPP Pratama Tasikmalaya mengalami peningkatan. ”Penerimaan pajak meningkat, dari Rp. 587 milyar di tahun 2015 menjadi Rp. 747 milyar di tahun 2016 kemarin. Pertumbuhannya sebesar 27 persenan,” tandasnya.

Erry S Dipawinangun
Erry S Dipawinangun

Laporan: Seda

Related posts