KPU Tegaskan Pemasangan Atribut Paslon Tak Bisa Sembarangan

 1,241 total views

Ade Kurnia | Seda
Ade Kurnia | Seda

Kota, Wartatasik.com – Pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) atau atribut setiap pasangan calon (Paslon) yang akan berlaga di Pilkada 2017 mendatang, tidak dibenarkan untuk dipasang sembarangan. Hal itu, sesuai Peraturan KPU Nomor 12 tahun 2016. Ditemui di Kantor KPU Kota Tasikmalaya, Senin (25/09), Divisi Hukum KPU, Ade Kurnia mengatakan, pemasangan APK bagi setiap Paslon ditentukan oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui Surat Keputusan (SK) KPU. ”APK merupakan media efektif untuk memperkenalkan Paslon kepada masyarakat, namun PKPU mengatur lokasi untuk pemasangan itu merupakan kewenangan Pemda yang didasari SK KPUD,” ungkapnya.

Ia menerangkan, tempat-tempat pemasangan yang merupakan sepenuhnya kewenangan Pemda itu diusulkan ke KPU dan ditetapkan melalui keputusan KPU. Dijelaskan Ade, dalam bab pembiayaan bahan kampanye dan APK, para Paslon diperbolehkan membiayai pembuatan yang sebelumnya akan dibiayai oleh KPUD. ”Adanya regulasi tersebut, maka turun aturan teknis penjelas PKPU Nomor 12 tahun 2016, bahwa Paslon bisa menambah 100 persen bahan kampanye dari jumlah KK. Sedangkan, untuk APK bisa menambah 160 persen dari jumlah KK. Lalu, mengenai materi atau konten sepenuhnya kewenangan dari tim Paslon,” terangnya.

Dalam waktu dekat ini, lanjut Ia, pihaknya akan melakukan pertemuan dengan tim kampanye atau Paslon guna membahas design dari isi materi konten bahan kampanye dan APK. Meski itu kewenangan tim kampanye Paslon, namun tetap wajib mematuhi ukuran dan jenisnya sesuai dengan yang sudah ditetapkan KPU. “Jumlah APK yang ditetapkan oleh PKPU, untuk Baligho tingkat kota sebanyak lima lokasi, umbul-umbul 20 titik di tingkat kecamatan, sedangkan spanduk dua tempat di tiap-tiap kelurahan,” tandasnya.

Laporan: Seda

Related posts