KPUD Ingin Pemilih Sukarela Nyoblos di Pilkada

 1,909 total views

Kegiatan sosialisasi tentang tahapan, program dan jadwal Pilkada Tahun 2017 | Foto : Tim
Kegiatan sosialisasi tentang tahapan, program dan jadwal Pilkada Tahun 2017 | Foto : Tim

Kota, Wartatasik.com – Jum’at (03/06) tadi siang, Komisi Pemilihan Umum Daerah Kota Tasikmalaya melaksanakan agenda sosialisasi tentang tahapan, program dan jadwal Pilkada Tahun 2017 di Gedung SGS (Sari Gunung Salem) Jln. Bebedahan Kel. Lengkongsari Kecamatan Purbaratu Kota Tasikmalaya.

Kegiatan  dihadiri Sekretaris Daerah, Ketua KPUD Kota Tasikmalaya, Ketua Panwas, Dandim 0612 yang diwakili Danramil 1201, Kapolres Tasikmalaya Kota diwakili Kabag Ops, Kantor Kesbangpol dan para Camat se-Kota Tasikmalaya.

Dalam kesempatan itu, Sekda Kota Tasikmalaya H. Idi S  Hidayat menyampaikan terima kasih kepada KPUD undangannya dan mengatakan akan mensuport apa yang akan diajukan. “Terkait dengan APBD sudah bisa dicairkan namun baru sebagian,” terang Ia.

Ia menuturkan, berkenaan dengan fasilitas pihaknya akan menyesuaikan dan menyiapkan semaksimal mungkin serta mengkooordinasikannya dengan para camat agar proses Pilkada 2017 nanti bisa berjalan dengan tertib aman dan lancar. “Selain itu. juga akan berkoordinasi dengan aparat keamanan dari TNI dan POLRI untuk mengamankannya,” papar Sekda.

Sementara, Ketua KPUD DR. H. Cholis Muchlis mengaku sangat menginginkan di ujung pemilihan nanti para pemilih yang hadir mencoblos mencapai angka 82 persenan. Itupun, sambung Ia, dengan sukarela dari pribadinya masing-masing tanpa ada dorongan dari pihak lain untuk memilih calonnya menjdi orang nomor satu di Kota Tasikmalaya.

“Target kita bagaimana supaya surat suara yang tidak syah sangat minim dan tidak melambung sangat banyak. Artinya, kita harus bekerja keras untuk meminimalisirnya. Mengenai penghitungan suara, dimana-mana harus akurat jangan sampai ada yang beda satu suarapun agar suasana kondusif dan berjalan dgn lancer,” tegas H. Cholis.

Lalu, Ketua Panwaslu Edi supriyadi mengungkapkan harus ada kerjasama semua pihak mulai dari unsur Camat, Lurah, kepolisian dan kejaksaan. Dirinya mengaku sangat memerlukan saran dan masukannya.

“dalam Pilkada sebelumnya terjadi adanya pelanggaran yang dilakukan oleh Lurah dan Camat. Untuk itu, diharapakan pada Pilkada 2017 nanti tidak ada lagi di temukan pelanggaran. Kita semua harus meningkatkan pengawasan agar tidak ada yang mencoba untuk memanipulasi data demi kepentingan pribadi atau golongan,” tandasnya. Tim

Related posts

Leave a Comment