Lewat TOF, Pelaku UMKM Harap Ketupat Air Tanjung Mendunia

 1,612 total views

Stand Ketupat Air Tanjung Ibu Sri dan Ibu Lia di TOF / Sopyan

Kota, Wartatasik.com – Ajang tahunan Tasikmalaya Oktober Festival (TOF) dalam rangka peringatan Hari Jadi Kota Tasikmalaya yang ke-16 yang di gelar selama empat hari, dari tanggal 14-17 oktober 2017 di beberapa titik jalan pusat kota, menjadi berkah bagi para pelaku usaha Usaha Mikro Kecil dan Menegah (UMKM). Seperti yang dirasakan Ibu Sri Suryaningsih dan Ibu Lia, selaku penjaga stand ketupat air tanjung.

Mereka menilai TOF sangat bagus dan bisa digunakan untuk ajang promosi bagi pelaku usaha UMKM juga mendongkrak tingkat ekonomi masyarakat kecil. “Contohnya kami, dulu orang-orang hanya tahu ketupat air tanjung lewat cerita saja. Dengan adanya kegiatan ini, orang-orang menjadi tahu dan merasakannya sendiri bahwa kupat air tanjung memang ada dan beda dengan yang lain,” ungkap Sri, Selasa (17/10/2017).

[sc name=”iklanadsense2″]

Adapun mengenai pendapatannya selama Ia membukla stand di dalam kegiatan TOF, Sri menyebutkan cukup untuk menambah pemasukan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Apalagi ini punya banyak orang, karena ini stand milik kelompok. Jadi mereka yang membikin ketupat yang kami jual ini sangat terbantu ekonominya dengan kegiatan festival ini,” tambah Ia.

Sri dan Lia berharap, kegiatan serupa bisa terus diadakan setiap tahunnya, sehingga bisa menjadikan satu kesempatan bagi para pengusaha kecil untuk mempromosikan produknya serta membangkitkan semangat dalam melakukan pengembangan usahanya. “Mudah-mudahan tahun depan kegiatan TOF ini ada lagi, dan kami bisa mengikutinya lagi. Semoga dengan adanya kegiatan ini, kepoluleran ketulat air tanjung semakin meningkat, yang tidak menutup kemungkinan akan mendunia,” harapnya.

Sementara, salah seorang pengunjung Iqbal (27) mengatakan, bahwa Ketupat Air Tanjung merupakan salah satu produk mekanan yang sangat langka ditemui. Karena, lanjut Ia, memiliki cita rasa tersendiri. “Dari rasanya juga sangat beda dengan ketupat biasa di pasaran. Ini lebih ebak dan kenyal. Sangat nikmat kalau dijadikan pelengkap makanan seperti mie bakso dan sejenisnya. Saya harap keberadaannya tidak punah, bahkan harus didorong supaya lebih berkembang agar bisa dikenal oleh dunia luas. Jika usaha makanan ini maju tentu bakal meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya yang memproduk makanan khas ini,” tandasnya. Sopyan

Related posts