Masih Soal Andalusia, Bappeda Dukung Pembongkaran?

 1,136 total views

H. Tarlan | Foto : Asron
H. Tarlan | Foto : Asron

Kota, Wartatasik.com – Menanggapi polemik yang berkembang terkait kegiatan pembangunan Perumahan Andalusia tahap ke-3 di Kawasan Situ Gede yang kian memanas selama ini, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Tasikmalaya H. Tarlan mengungkapkan bahwa secara aturan keberadaan perum tersebut tidak berbenturan dengan pemanfaatan ruang di Kota Tasikmalaya.

Pasalnya, kata Ia, pembangunan komplek perumahan itu dibangun di lahan yang sudah sesuai dengan Perda No. 4 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW). “Persoalan yang ada hanya dalam hal perizinannya saja. Mereka (Pengembang) melaksanakan pembangunan sebelum mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB). Jadinya tetap salah dan perlu ada penyelesaian administrasi perizinan,” terangnya, Rabu (16/12) tadi siang.

Dengan demikian, Ia menyatakan sangat mendukung intansi terkait dan berwenang untuk melakukan tindakan sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku. “Kalau memang sudah ditegur sebanyak tiga kali pihak pengembang masih membandel dan tidak ada upaya untuk memproses izin tentunya harus dibongkar. Dalam hal ini, kami sangat setuju dan mendukung intansi terkait untuk bertindak sesuai tupoksi dan ketentuan yang ada,” ujar Tarlan.

Ia mengakui pihaknya telah mengeluarkan rekomendasi untuk penerbitan fatwa lokasi pembangunan Perum Andalusia yang dilayangkan ke Kantor Badan Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMPPT) di Tahun 2012 lalu dengan acuan Perda RTRW. “Jadi, seperti yang Saya katakan tadi bahwa titik lokasi tidak salah namun yang punya harus segera memproses perizinannya,” pungkas Ia. Indra/Asron

Related posts

Leave a Comment