Massa Tuntut Walikota Pecat Kadis Ciptakarya

 2,858 total views

Ratusan massa yang tergabung dalam Forum Penyelamat Tata Nilai Tasikmalaya berunjuk rasa di Depan Bale Kota Tasikmalaya, Kamis (19/3).
Ratusan massa yang tergabung dalam Forum Penyelamat Tata Nilai Tasikmalaya berunjuk rasa di Depan Bale Kota Tasikmalaya, Kamis (19/3).

Kota, Wartatasik.com – Ratusan massa yang tergabung dalam Forum Bersama Penyelamat Tata Nilai Tasikmalaya berunjuk rasa di Depan Gedung Bale Kota Tasikmalaya, Kamis (19/3). Mereka menuntut walikota agar memecat salah seorang kepala dinas yang diduga telah melakukan perbuatan asusila atau mesum dengan bawahannya.

Massa dari 8 elemen LSM dan Ormas yang terdiri dari Gibas, Sipatutat, Gapura, Aliansi Indonesia, BBC, FPK, Gremasi dan Gasibu itu berkumpul di halaman Pemda Lama sebelum berangkat menuju Gedung Bale Kota. Di lokasi unjuk rasa, Korlap Aksi Andi Abuy menegaskan, kegiatan yang bertajuk aksi moralitas tersebut untuk mengawal penegakan Perda No. 7 Tahun 2014 tentang tata nilai.

“Dalam hal ini walikota dinilai telah melakukan pembiaran terhadap masalah ini. Untuk itu, kami menuntut agar walikota mengambil tindakan tegas kepada kepala dinas ciptakarya yang diduga telah melakukan mesum karena sudah mencoreng nama baik pemkot dan daerah ini. Kami beri waktu 7 x 24 jam, jika tidak ada keputusan atau tindakan apapun walikota harus mundur,” katanya.

Andaipun oknum kepala dinas tersebut tidak terbukti melakukannya, lanjut Andi, walikota harus mengklarifikasinya dengan jelas karena kasus tersebut sudah menjadi konsumsi publik dengan dimuat di media. Sementara, Walikota Tasikmalaya H. Budi Budiman mengatakan, akan segera menyelesaikan kasus dugaan asusila tersebut dengan tidak mengesampingkan prosedur yang ada.

“Karena ini menyangkut nama orang, anak dan keluarganya. Jadi kita tidak bisa mengambil keputusan dengan tergesa-gesa. Artinya, ada beberapa pihak terkait yang terlibat untuk menyelesaikan permasalahan ini diantaranya Inspektorat dan yang lainnya. Jadi, kepada semua pihak diminta untuk bersabar karena kami tidak akan tinggal diam. Mudah-mudahan secepatnya bisa dibereskan tanpa harus menunggu 7 x 24 jam,” paparnya. Indra/Asron

Related posts

Leave a Comment