Mensos Salurkan 259 M untuk PKH Kab. Tasik

 345 total views,  2 views today

Mensos RI saat menyalurkan Bansos PKH di Kab. Tasikmalaya / Seda
Mensos RI saat menyalurkan Bansos PKH di Kab. Tasikmalaya / Seda

Kabupaten, Wartatasik.com –  Menteri Sosial Republik Indonesia Khofifah Indar Parawansa menyalurkan Bansos Program Keluarga Harapan (PKH) non tunai, di Aula Gedung Pendopo Baru Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (30/04). Dalam kesempatan itu, Ia mengatakan bahwa PKH yang terus digelontorkan Pemerintah secara Nasional dinilai efektif dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), terangnya, tahun 2015 lalu, IPM Indonesia berada diangka 69,55. Sedangkan di tahun 2016 mengalami kenaikan menjadi 70,18. Peningkatannya sebesar 0,63. Sejalan itu juga, tutur Ia, status pembangunan manusia di Indonesia meningkat dari kategori sedang menjadi tinggi, sehingga IPM Indonesia tahun 2016 kemarin tumbuh sebesar 0,91 persen.

”Komplementaritas PKH, bantuan sosial serta program subsidi lainnya yang diluncurkan Pemerintah berdampak signifikan terhadap percepatan penanganan kemiskinan dan peningkatan taraf hidup masyarakat Indonesia,” tegasnya. Khofifah menambahkan, di bidang pendidikan, anak keluarga penerima manfaat (KPM), program PKH mewajibkan untuk bersekolah di berbagai level pendidikan, dari SD hingga SMA/SMK. Pihaknya optimis IPM akan semakin terus meningkat, terlebih tahun 2018 mendatang jumlah KPM meningkat dari sebelumnya 6 Juta Kepala Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menjadi 10 juta KPM.

“Saat ini PKH baru dapat menyentuh penyaluran 98 Kota dan 200 Kabupaten, tapi Kemensos menargetkan awal Juni 2017 nanti bansos PKH non tunai akan menjangkau 514 kabupaten/kota. Dan tahun ini, Kabupaten Tasikmalaya menerima gelontoran bantuan sosial sebanyak Rp 259,1 miliar, yang terdiri dari PKH Non Tunai untuk 47.820 keluarga, beras sejahtera (Rastra) untuk 125.555 keluarga, bansos keserasian sosial untuk 2 desa, bansos disabilitas untuk 148 jiwa, dan bansos lansia bagi 90 lansia,” tandasnya.

Laporan: Seda

Related posts