Mubah, Outlet Batik Tasik Tak Berfungsi

 4,148 total views

Outlet Batik Tasik di Kel. Nagarasari Kec. Cipedes Kota Tasikmalaya kondisinya tak terawat, kumuh dan terbengkalai. | Foto : Seda
Outlet Batik Tasik di Kel. Nagarasari Kec. Cipedes Kota Tasikmalaya kondisinya tak terawat, kumuh dan terbengkalai. | Foto : Seda

Kota. Wartatasik.com – Pembangunan Outlet Batik Tasik di Wilayah Kelurahan Nagarasari Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya beberapa tahun lalu diindikasikan tidak melalui perencanaan yang matang, sehingga bangunan yang menghabiskan dana miliaran rupiah tersebut fungsinya tidak sesuai yang diharapkan.

Berkaitan dengan hal tersebut, banyak pihak menilai pembangunan fasilitas gedung atau bangunan untuk meningkatan promosi produk khas daerah itu seolah sia-sia karena keberadaannya sampai sekarang tidak terawat, kumuh dan juga terbengkalai.

Saat dikonfirmasi, Senin (13/06), Kadis Koperindag Tantan Rustandi menegaskan bahwa selama ini pihaknya tidak pernah mengusulkan dan menganggarkan untuk membangun outlet tersebut tapi hanya mengetahuinya saja. “Kalau yang mengusulkan dan merencanakannya itu bagian Bappeda. Giliran ada masalah kita yang disalahkan,” katanya.

”Kalau kepemimpinan seperti Gubernur DKI, Saya bisa bilang itu bukan kita yang bangun dan daripada jadi masalah silahkan bongkar saja. Tapi bukan seperti itu, karena kita tahu biaya pembangunannya dari uang rakyat. Tentu kita akan merawatnya. Mungkin nanti akan digunakan untuk hal-hal lainnya tanpa mengurangi fungsi awal sebagai Outlet Batik Tasik,” sambung Tantan.

Diterangkannya, pasca diresmikan sejak Tahun 2013 lalu, sampai sekarang bangunan tersebut jarang digunakan oleh pengusaha batik yang ada di wilayah Cigeureung karena kebanyakan sudah memiliki outlet sendiri sehingga menjadikannya minim aktivitas.

”Bangunan itu baru diserahkan oleh Dinas Cipta Karya ke dinas ini. Jadi, kami punya kewajiban untuk merawat dan memfungsikan lagi agar tidak terbengkalai.  Sejak diserahkan ke Indag, kita sudah melengkapi bangunan itu dengan AC, Lemari, Meja dan sarana lainnya. Gedung itu juga sering kita manfaatkan untuk sarana pembinaan bersama seperti untuk tempat pelatihan, diklat, rapat-rapat dinas sehingga kamipun berniat untuk merubah fungsi menjadi gedung sarana pembinaan bagi para pengusaha batik yang ada di Cipedes,” tandasnya. Seda

 

Related posts

Leave a Comment