Pasar Modern dan Pelaku UKM Didorong untuk Bermitra

 586 total views,  2 views today

Koordinasi dan konsultasi kemitraan Pasar Modern dan Tradisional dengan Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM RI / Seda
Koordinasi dan konsultasi kemitraan Pasar Modern dan Tradisional dengan Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM RI / Seda

Kota, Wartatasik.com – Sekretaris Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI (UKM) Agus Muharram, MSP mengatakan, untuk memajukan ekonomi masyarakat yang bergerak di sektor UKM perlu dukungan semua pihak, termasuk pasar-pasar modern yang berada di daerah. ”Keberadaan Pasar Modern di daerah dapat menjadi peluang bagi pengusaha UKM untuk saling membangun kemitraan dalam meningkatkan penjualan dan produksi,” ungkapnya saat menghadiri Forum Koordinasi dan Konsultasi Kemitraan dan Pendampingan KUMKM di Hotel Harmoni Tasikmalaya, Jum’at (31/03).

Dalam acara yang dihadiri Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Yuana Sutyowati, para pelaku UKM Kota/Kab. Tasikmalaya, para Pemilik perusahaan Toko Modern serta pelaku belanja online dan e-commerce itu, Ia menambahkan, bahwa bentuk kemitraan antara pengusaha Pasar Modern dan pelaku UKM terdiri dari banyak hal diantaranya meningkatkan kerjasama antar pengusaha baik yang besar, kecil, menengah dan mikro, juga memberikan advokasi melalui pendampingan sebagai wadah untuk komunikasi dan konsultasi para pelaku usaha modern dan tradisional.

”Kerjasama para pelaku usaha akan mampu meningkatkan perekonomian para pelaku masyarakat UKM di daerah,” ujarnya. Munculnya pasar-pasar modern, lanjut Ia, bukan menjadi ancaman atas keberlangsungan roda ekonomi pelaku UKM dan tradisional tapi harus menjadi mitra dan belajar untuk mengambil ilmu dalam pemasaran.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperindag Kota Tasikmalaya Tantan Rustandi menjelaskan, melalui program kemitraan tersebut secara kongkrit Toko Modern agar memajang produk-produk lokal dari pasar tradisional seperti contoh bawang merah, cabai dan yang lainnya. “Kita mendorong keduanya, Pasar Modern untuk membantu pemasaran produk tradisional dan usaha mikro, serta usaha mikro kita dorong agar membuat barang yang bagus mulai dari kemasan dan kualitas agar mampu bersaing dengan produk-produk modern,” ungkap Tantan.

Laporan: Seda

Related posts