Pembuat Kartu Kuning di Ciamis Capai Ratusan Orang Per Hari

 5,515 total views

Beberapa orang pemohon kartu kuning sedang mengisi persyaratan, di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Ciamis | Foto : Tantan
Beberapa orang pemohon kartu kuning sedang mengisi persyaratan, di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Ciamis | Foto : Tantan

Ciamis, Wartatasik.com – Jumlah pemohon pembuatan kartu kuning di Kabupaten Ciamis dalam per harinya mencapai 100 orang. Para pemohon tersebut saat ini kebanyakan lulusan SMA/Sederajat yang memilih bekerja dibanding melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi. Petugas Tenaga Kerja Dinas Sosial Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Ciamis, Sahlan mengatakan pemohon kartu kuning cukup banyak. “Rata-rata perharinya mencapai 100 pemohon,” ujarnya, Senin (8/8).

Ia menerangkan, pemohon didominasi lulusan SMP, SMA/SMK, sedangkan dari lulusan S1 hanya beberapa orang saja. Menurutnya, kartu kuning sedianya menjadi salah satu persyaratan yang harus dipenuhi oleh para pencari pekerjaan. Peningkatan pemohon kartu kuning, lanjut Ia, memang sering terjadi setelah lebaran. “Biasanya usai lebaran banyak orang mencari kerja. Mereka ada yang pindah dari satu pekerjaan ke tempat lain dengan melengkapi kartu kuning,” paparnya.

Selain pasca lebaran, katanya, peningkatan pemohon juga dialami setelah kelulusan, sehingga pihak dinsosnakertrans menyiapkan blangko kartu kuning untuk persediaan. “Sejauh ini untuk blanko masih mencukupi dan tidak khawatir akan kehabisan untuk para pemohon. Tingkat pencari kerja di Kabupaten Ciamis masih cukup tinggi. Itu terlihat dari banyaknya permintaan atau pemohon pembuatan kartu kuning, terutama kebanyakannya setingkat SMA,” sebut Sahlan.

Ditambahkannya, syarat pembuatan kartu kuning terbilang mudah. Pemohon cukup membawa fotocopy ijazah, foto ukuran 4 x 6 sebanyak 2 lembar dan foto copy KTP. “Prosesnya tidak lama, hanya 5 menit dapat ditunggu,” jelas Ia. Sementara itu salah seorang pemohon kartu kuning lulusan SMK di Ciamis, Budi (19) mengatakan, membuat kartu kuning untuk keperluan melamar pekerjaan di salah satu perusahaan yang berada di daerah Karawang. “Saya lebih memilih bekerja, karena ingin mandiri dan tidak ingin menyusahkan orang tua. Rencananya saya akan melamar bekerja karena di sana kebetulan ada lowongan pekerjaan,” tutur Ia. Tantan

 

Related posts