Pemkot Tasik Jalin Kerjasama dengan BPOM

 2,803 total views

Pemberian cenderamata sekaligus foto bersama Wali Kota Tasikmalaya dengan Kepala BPOM Jawa Barat / Seda
Pemberian cenderamata sekaligus foto bersama Wali Kota Tasikmalaya dengan Kepala BPOM Jawa Barat / Seda

Kota, Wartatasik.com – Kepala Balai Besar Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Jawa Barat, H. Abdul Rahim berkunjung ke Kota Tasikmalaya, Rabu (22/02). Kunjungannya tersebut diterima langsung oleh Wali Kota H. Budi Budiman diruang kerjanya bersama dengan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Rahmat Mahmuda, Kepala Bappelitbangda H. Tarlan, Kepala Dinas Kesehatan dr.H.Cecep Zainal Kholis, Staf Ahli H. Eddy Sumardi serta beberapa pegawai di lingkungan Pemkot Tasikmalaya.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota mengapresiasi kunjungan BPOM Jawa Barat ke Kota Tasikmalaya. ”Ini awal yang baik dalam menjalin hubungan kerjasama BPOM dengan Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam melakukan pengawasan berbagai makanan dan obat di Kota Tasikmalaya demi kenyamanan dan keamanan masyarakat dalam mengkonsumsi,” ungkapnya.

Dengan terbentuknya Dinas Ketahanan Pangan di Kota Tasikmalaya, katanya, bisa menjadi mitra dalam meningkatkan standar kesehatan dan keselamatan makanan. ”Masyarakat berhak mendapatkan makanan atau obat-obatan yang sehat dan aman, dengan melalui pengawasan yang komprehensif, sehingga makanan atau obat-obatan yang dikonsumsi masyarakat benar-benar sehat dan aman,” ujar Budi.

Ia menambahkan, pihaknya sangat merespon positif niat baik BPOM yang akan membangun kantor perwakilan di Kota Tasikmalaya. ”Pemkot Tasik sangat mendukung jika BPOM akan membuka kantor perwakilan. Ini akan segera dibuatkan MoU, karena keberadaannya nanti akan menguntungkan, dari segi pengawasan berbagai produk-produk makanan  dan obat-obatan yang akan dikonsumsi masyarakat,” jelasnya.

Sementara, Kepala BPOM Jawa Barat menegaskan optimalisasi pengawasan makanan dan obat perlu ditingkatkan guna memberikan rasa aman kepada masyarakat dengan harapan terjalinnya kerjasama untuk saling bersinergis dengan Pemkot Tasik terutama adanya dinas baru yakni Dinas Ketahanan Pangan dalam melaksanakan program-program kegiatan di bidang pengawasan makanan dan obat-obatan di wilayah Kota Tasikmalaya,” papar Ia.

Dituturkannya, terkait rencana pendirian BPOM perwakilan di daerah masih menunggu turun Inpres serta Perpresnya. ”Saya menilai Kota Tasikmalaya sudah layak dibentuk perwakilan BPOM, karena sudah menjadi ibu kota wilayah Priangan Timur. Ini sudah masuk kriteria dari jumlah penduduknya. Banyaknya industri obat dan makanan, pelanggarannya, sehingga perlu penanganan yang cepat,” imbuhnya.

Abdul Rahim mengucpkan terima kasih kepada Wali Kota yang sangat menyambut baik dan mendukung penuh BPOM untuk dibentuk di Kota Tasikmalaya. ”Ini respon yang sangat baik dari Pemkot dan kita akan berusaha serta mengutamakan secepatnya ada MoU, agar perwakilan BPOM diprioritaskan di Kota Tasikmalaya,” tandasnya.

 Laporan: Seda

Related posts