Pengusaha dan Pedagang Tuntut Pemkot Stabilkan Kuota Sapi Impor

 3,467 total views

Sapi Potong./DokNet
Sapi Potong./DokNet

Kota, Wartatasik.com – Seluruh pengusaha sapi potong dan pedagang daging sapi di Kota Tasikmalaya akan menggelar aksi mogok berjualan tepatnya mulai Hari Minggu dan Senin, besok. Hal itu dipicu dengan kurang responnya pihak pemerintah dalam menyetabilkan jumlah pengadaan atau kuota sapi hidup impor yang berakibat melambungnya harga jual daging di pasaran sekarang ini.

Menurut Distributor atau Supplier sapi hidup Dede Deva Dahlan (DR), jika kondisi yang terjadi saat ini dipaksakan oleh para pengusaha maupun pedagang tentunya akan mengalami kerugian besar. Karena, kata Ia, kalau batasan pasokan kuota sapi impor atau luar yang hingga mencapai 80 persen seperti yang pernah  diumumkan pemerintah dari sebelum Idul Fitri kemarin tidak dikembalikan ke kondisi normal sangat berpengaruh terhadap harga jual sapi hidup,  yang awalnya Rp. 37 ribu/Kg naik menjadi Rp 42.500/Kg, sedangkan bagi harga jual daging dari Rp 90 ribu jatuh di harga Rp 120 ribu rupiah perkilogram.

“Dengan situasi seperti ini, para pedagang maupun masyarakat tentu sangat merasa sulit dan keberatan karena tidak seimbang dengan kekuatan daya beli yang ada. Untuk itu, kami menuntut kepada Pemkot Tasikmalaya agar memperhatikan kondisi ini lalu secepatnya menyetabilkan kuota kepada situasi semula. Jika suara kami tidak juga didengar tentu akan terus menggelar aksi mogok susulan sampai pemerintah betul-betul merealisasikan aspirasi atau keinginan daripada para pengusaha maupun pedagang ini,” tegasnya kepada Crew Media Online Wartatasik.com, Jum’at (31/07).

Ia menyebutkan, aksi mogok tersebut tidak hanya akan dilakukan oleh para   pengusaha dan pedagang di Kota Tasikmalaya saja melainkan juga dari daerah-daerah lainnya seperti Kota Banjar dan Bandung. “Dalam aksi ini kita hanya melakukan mogok berjualan dan orasi-orasi dari para pengusaha maupun pedagang. Apapun yang kami lakukan diharapkan adanya reaksi positif dari pemerintah untuk mengembalikan kondisi seperti ke sediakala,” tandasnya. Indra

Related posts

Leave a Comment